Grup Neraka atau Peluang Emas? Timnas Indonesia Punya Kesempatan Cetak Sejarah di Piala Asia
- PSSI
Siap – Timnas Indonesia mulai mematangkan persiapan menuju putaran final Piala Asia 2027 yang akan berlangsung pada Januari mendatang.
Tantangan besar langsung menanti skuad Garuda setelah hasil undian menempatkan mereka di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Kehadiran tiga lawan tersebut membuat Grup F langsung mendapat label sebagai grup neraka.
Meski demikian, peluang Indonesia untuk menciptakan kejutan tetap terbuka jika mampu memaksimalkan potensi skuad yang dimiliki saat ini.
Mengutip kanal YouTube Puncak Klasemen, Jepang menjadi lawan paling berat yang harus dihadapi pasukan Merah Putih.
Samurai Biru saat ini masih dianggap sebagai kekuatan nomor satu di Asia dan terus menunjukkan perkembangan signifikan di level internasional.
Beruntung bagi Indonesia, skuad asuhan John Herdman sudah memiliki pengalaman menghadapi Jepang pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pengalaman tersebut diyakini menjadi bekal berharga untuk menghadapi pertemuan berikutnya di Piala Asia 2027.
Selain Jepang, Indonesia juga harus menghadapi Qatar yang datang dengan status juara bertahan dua edisi beruntun.
Sementara itu, laga melawan Thailand diprediksi menghadirkan nuansa derby Asia Tenggara yang sarat gengsi.
Hasil undian menempatkan Indonesia yang berada di Pot 4 langsung berhadapan dengan negara-negara unggulan Asia.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pertemuan kembali dengan Jepang.
Bagi skuad Garuda, Jepang bukan lagi lawan asing. Kedua tim sudah saling berhadapan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam dua pertemuan tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang.
Pada laga pertama di Stadion Gelora Bung Karno, Garuda takluk 0-4.
Sedangkan saat bermain di Jepang, pertahanan Indonesia kembali dibobol enam gol oleh Samurai Biru.
Meski demikian, pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengakui perkembangan signifikan yang ditunjukkan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
"Pertama-tama kesan saya terhadap Indonesia adalah mereka terus meningkat dalam setiap kegiatan untuk persiapan Piala Dunia 2026. Sebagai kebijakan nasional, mereka meningkatkan jumlah pemain naturalisasi dan memperkuat tim," ujar Moriyasu.
Sementara itu, John Herdman menilai Grup F memang sangat kompetitif.
Namun, ia melihat situasi tersebut sebagai kesempatan emas bagi Indonesia untuk terus berkembang.