Timnas Indonesia Makin Disegani, Rival di ASEAN Mulai Ketar-Ketir
- Istimewa
Siap – Timnas Indonesia berhasil membungkam Mozambik dengan skor 1-0 pada Selasa malam, 9 Juni 2026.
Laga persahabatan bertajuk FIFA Matchday tersebut tidak hanya menghasilkan tambahan poin bagi skuad Garuda, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tim yang mulai diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.
Gol tunggal Ole Romeny yang memastikan kemenangan Indonesia menjadi sorotan karena berdampak langsung pada perolehan poin ranking FIFA.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pasukan asuhan John Herdman kembali menunjukkan perkembangan yang membuat rival-rival di ASEAN mulai memberikan perhatian khusus.
Kemenangan atas Mozambik membuat Indonesia memperoleh tambahan 5,69 poin FIFA.
Berdasarkan data yang dikutip dari kanal YouTube Cetakgol IDN, tambahan poin tersebut membuat Timnas Indonesia kini mengoleksi 1.157,14 poin.
Perolehan itu semakin mendekatkan posisi Garuda dengan Gambia dan Sudan yang berada tepat di atas Indonesia dalam ranking FIFA.
Di level Asia Tenggara, Indonesia memang masih berada di bawah Thailand dan Vietnam yang masing-masing menempati posisi ke-94 dan ke-99 dunia.
Namun perkembangan yang ditunjukkan skuad Garuda dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak pihak mulai melihat Indonesia sebagai ancaman serius di kawasan.
Salah satu hal yang menjadi kebanggaan publik Tanah Air adalah posisi Indonesia yang kini jauh lebih baik dibandingkan Malaysia.
Meski Harimau Malaya juga mengalami peningkatan peringkat, posisi mereka masih berada di urutan ke-136 dunia dan tertinggal cukup jauh dari Timnas Indonesia.
Meski meraih kemenangan, bukan berarti seluruh pihak merasa puas dengan performa yang ditampilkan Garuda.
Pengamat sepak bola Gita Suwondo menilai masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki oleh skuad asuhan John Herdman.
"Agak mengecewakan terutama di babak pertama di mana kita sulit keluar dari tekanan Mozambik yang berubah permainannya di babak kedua," kata Gita Suwondo.
Kritik tersebut menunjukkan bahwa meski sedang berada dalam tren positif, Timnas Indonesia masih memiliki ruang untuk berkembang agar mampu bersaing lebih kompetitif di level yang lebih tinggi.
Menariknya, perkembangan Timnas Indonesia ternyata juga mendapat perhatian dari luar negeri.