Menelisik Siasat Jhon Herdman Mengantisipasi Keberingasan Mozambik, Jadi Kami Harus Siap......
- Istimewa/ Instagram
Siap –Ujian berat kembali menghampiri Skuad Garuda dalam laga persahabatan internasional resmi mereka pekan ini.
Timnas Indonesia akan menjamu Mozambik dalam lanjutan FIFA Matchday yang digelar di Stadion GBK, Jakarta, Selasa (9/6) malam.
Jelang laga, pelatih Timnas Indonesia John Herdman mewaspadai apa yang disebut 'kekacauan' berupa kecepatan para pemain Mozambik.
Kewaspadaan tinggi ini sangat beralasan mengingat lawan yang dihadapi memiliki karakter bermain yang berbeda jauh dari lawan sebelumnya.
Itu karena Mozambik merupakan negara yang berada di kawasan Afrika. Herdman paham betul karakteristik permainan negara-negara Afrika yang kerap kali mengandalkan kecepatan dan penetrasi tinggi.
Fisik yang kuat serta akselerasi instan para pemain tim tamu diprediksi akan merepotkan barisan pertahanan tuan rumah sepanjang laga berjalan.
Juru taktik asal Inggris tersebut meminta anak-anak asuhnya untuk tidak lengah sedikit pun sejak peluit pertama dibunyikan.
"Ya, dengan Mozambik, ini adalah negara Afrika. Mereka memiliki gaya permainan yang sangat spesifik, transisional, dengan kecepatan tinggi. Jadi kami harus siap untuk apa yang akan datang, yaitu sedikit 'kekacauan'. Saya pikir itulah yang kita lihat di pertandingan terakhir melawan Oman, tim yang sangat lugas," ujar Herdman dikutip Selasa (9/6).
Komunitas sepak bola tanah air kini menantikan bagaimana racikan taktik sang pelatih untuk meredam daya gedor tersebut.
Juru taktik berkebangsaan asing itu menegaskan bahwa fokus utama timnya kali ini adalah menjaga keseimbangan antar-lini agar tidak mudah ditembus lewat serangan balik cepat.
Keberanian mengambil risiko dalam menyerang harus dibarengi dengan kesigapan mundur ke area pertahanan sendiri secara kolektif.
Prinsip bermain ofensif yang menjadi identitas baru Skuad Garuda di bawah arahannya dipastikan tidak akan dihilangkan begitu saja.
"Jadi kami telah bermain dengan garis pertahanan yang cukup tinggi, kami telah menempatkan banyak pemain di depan, jadi ini akan menjadi ujian yang bagus untuk bisa mendapatkan keseimbangan yang tepat antara menyerang untuk mendapatkan gol dan meningkatkan serangan kami, namun tetap menjaga disiplin transisi pertahanan kami," lanjut pelatih asal Inggris itu.