Demi Piala Asia, John Herdman Bidik Incaran Juventus ke Timnas Indonesia, Nih Bocorannya
- Istimewa
Siap – PSSI disebut-sebut bakal kembali merekrut sejumlah pemain diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Salah satu nama yang masuk sempat diincar Juventus.
Lantas seperti apa strategi John Herdman dalam menghadapi laga bergengsi tahun depan? Berikut ulasannya.
Disitat dari kanal YouTube Puncak Klasemen, Timnas Indonesia sedang dikejar waktu untuk mencari striker handal jelang Piala Asia 2027 mendatang.
John Herdman jelas belum puas dengan komposisi penyerang yang dimilikinya saat ini.
Sejumlah nama diaspora yang bermain di Eropa semakin dipantau ketat oleh PSSI.
Mulai dari Dean Zandbergen yang terus mencetak gol di kasta kedua Liga Belanda.
Lalu, ada striker 19 tahun dengan tinggi 196 cm dari Amerika Serikat juga masuk radar federasi.
Sampai bomber potensial yang sudah mencicipi Europa League dan pernah diincar Juventus.
Sosok itu adalah Robin Mirisola yang sekarang membela KRC Genk di kasta teratas Liga Belanda.
Deretan striker ini bisa menjadi opsi coac Herdman untuk meng-upgrade lini serang skuad Garuda.
Penonton Timnas Indonesia U19 vs Vietnam U19 di Piala AFF U19 2026.
- Instagram aseanboyschampionship
Bagaimanakah peluang timnas Indonesia mendapat penyerang anyar sebelum Piala Asia 2027 dimulai?
Mencari Striker Baru Demi Piala Asia 2027
John Herdman jelas belum puas dengan performa lini depan Timnas Indonesia.
Profil striker yang dibutuhkan oleh coach Herdman nggak tersedia di talent pot Garuda saat ini.
Tim Nasional Indonesia sekarang mengalami darurat pemain nomor 9 yang bisa menjadi ujung tombak, sekaligus memberikan dampak signifikan dalam permainan.
Ramadan Sananta, Mauro Zijlstra, Rafael Struick hingga Jens Raven masih belum cukup.
Ke-empat pemain itu enggak bisa diharapkan untuk menjadi mesin gol di Piala Asia 2027 nanti.
Garuda sebenarnya masih punya Ole Romany dan Ragnar Oratmangoen. Namun kedua pemain ini bukan striker murni alias targetman.
Romany dan Mangoen lebih cocok bermain sebagai second striker atau penyerang lubang.
Ditambah pemain seperti Romany punya kreativitas di atas rata-rata untuk ukuran striker.
Memasangnya sebagai ujung tombak, justru bakal menyiakan skill olah bolanya yang ciamik.
Striker Oxford United itu mungkin bakal sangat cocok jika skuad Garuda masih dilatih Shin Tae yong.