Jalan Mulus PSG di Liga Champions Tuai Perdebatan di lIga Domestik?

Potret pemain PSG
Sumber :
  • Istimewa

SiapParis Saint Germain atau PSG mendapati jalan mulus jelang laga krusial Liga Champions, pasalnya jadwal domestik mereka resmi disesuaikan agar lebih fokus.

img_title Bertanding Tanpa Penonton, Como 1907 Menahan Imbang Liverpool

Diketahui, PSG akan menghadapi Liverpool di perempat final Liga Champions, laga ini merupakan salah satu duel terbesar musim ini lantaran banyaknya tekanan dan ekspektasi tinggi.

Ditengah padatnya jadwal, PSG mengajukan permintaan khususbpadanl Ligue 1 dengan tujuan menjaga kondisi tim agar tetap optimal.

img_title Como 1907 Hadapi Liverpool Sebelum Terjun ke Serie A dan Liga Champions Eropa, Fabregas: Kami Harus Memanfaatkannya

Permintaan itu akhirnya pun dikabulkan, liga Prancis mengambil langkah strategis dan keputusan tersebut pun sontak menuai perdebatan.

PSG kini memiliki waktu persiapan lebih ideal.

img_title Liverpool vs Como 1907 Digelar Dua Kali, Satu Laga Berlangsung Tertutup

Situasi ini bisa menjadi faktor pembeda dalam duel melawan Liverpool. Laga PSG vs Lens yang awalnya dijadwalkan pada 11 April.

Waktu itu sangat dekat dengan dua leg kontra Liverpool.

Jarak pertandingan hanya tiga hari. Dengan jadwal seperti itu, risiko kelelahan sangat tinggi.

PSG membutuhkan ruang pemulihan. Ini menjadi dasar utama permintaan mereka.

Ligue de Football Professionnel (LFP) akhirnya menyetujui penundaan.

Pertandingan dipindahkan ke 13 Mei. PSG kini bisa fokus penuh ke Liga Champions.

Atas permintaan PSG dan RC Strasbourg untuk mempersiapkan diri dalam kondisi terbaik untuk perempat final masing masing, dewan direksi LFP akhirnya setuju untuk menunda pertandingan.

Namun, keputusan ini tidak bisa diterima oleh semua pihak, Lens secara terbuka menolak mereka menilai keputusan tersebut tidak adil.

Lens bahkan menyebut liga bisa menjadi “variabel penyesuaian”.

Kritik ini mencerminkan ketegangan internal kompetisi domestik.

Namun, LFP memiliki alasan kuat. Mereka ingin menjaga posisi Prancis di koefisien UEFA.

Performa klub di Eropa menjadi faktor kunci.

Tak ayal keputusan ini menunjukan prioritas baru, Liga domestik kini mendukung ambisi Eropa dan PSG menjadi penerima manfaat terbesar dalam situasi saat ini.