Gol Indah Valverde Buka Jalan Madrid ke Final Piala Super Spanyol Hadapi Barca

Madrid ke final Piala Super Spanyol
Sumber :
  • Siap.viva/Real Madrid

Siap – Real Madrid memastikan langkah ke final Piala Super Spanyol 2025/2026 setelah menundukkan Atletico Madrid dengan skor 2-1.

img_title Rekap Hasil dan Klasemen Liga Champions Eropa 2026/27: AS Roma dan Napoli Petik Tiga Poin Perdana

Kemenangan ini membawa Los Blancos bertemu Barcelona di partai puncak yang akan digelar di Arab Saudi, Senin (12/1) pukul 02.00 WIB.

Final ini langsung menyita perhatian publik.

img_title Drama 6 Gol PSG vs Barcelona: Begini Reaksi Luis Enrique usai Les Parisiens Kuasai Puncak Klasemen UCL

El Clasico kembali tersaji, kali ini dengan trofi pertama musim 2025/2026 sebagai taruhannya.

Antusiasme meningkat karena kedua tim sama-sama datang dengan performa meyakinkan di semifinal.

img_title Como 1907 dan Man Utd Duel di Laga Ketiga Liga Champions Eropa 2026/27

Barcelona lebih dulu melangkah ke final setelah menghancurkan Athletic Bilbao 5-0, Kamis (8/1).

Sementara itu, Real Madrid harus bekerja lebih keras untuk menyingkirkan rival sekota mereka di King Abdullah Sport City.

Kemenangan atas Atletico bukan hanya soal tiket final.

Hasil ini juga mempertegas mental juara Madrid dalam laga besar, meski mereka tampil tanpa salah satu bintang utamanya.

Gol Spektakuler Valverde dan Dominasi Awal Madrid

Real Madrid langsung unggul pada peluang pertama.

Federico Valverde membuka skor lewat tendangan bebas spektakuler pada menit kedua.

Dari jarak sekitar 30 yard, gelandang asal Uruguay itu melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang Jan Oblak setelah Jude Bellingham dilanggar.

Gol cepat tersebut mengubah dinamika pertandingan.

Madrid tampil lebih percaya diri, sementara Atletico dipaksa mengejar sejak awal.

Meski demikian, tim asuhan Diego Simeone perlahan menemukan ritme permainan.

Rodrygo hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-29, tetapi upayanya masih bisa ditepis Oblak.

Setelah itu, Atletico mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan tekanan bertubi-tubi.

Thibaut Courtois menjadi tembok kokoh di bawah mistar Madrid.

Ia menepis tembakan keras Alex Baena sebelum melakukan penyelamatan penting lainnya, termasuk menggagalkan sundulan Alexander Sorloth dari situasi sepak pojok.

Sorloth kembali mendapat peluang emas lewat sundulan dari umpan Conor Gallagher, namun bola melambung di atas mistar.

Baena dan Gallagher juga sempat mengancam, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan.

Atletico merasa pantas menutup babak pertama dengan skor imbang.

Namun, efektivitas Madrid menjadi pembeda utama dalam laga ini.

Rodrygo Penentu, Atletico Gagal Samakan Kedudukan

Sepuluh menit memasuki babak kedua, Madrid kembali menunjukkan kualitas individu pemainnya.

Federico Valverde kembali berperan penting dengan memberikan umpan kepada Rodrygo.

Lewat sentuhan brilian, Rodrygo melewati pertahanan Atletico sebelum menaklukkan Oblak dengan penyelesaian tenang ke sudut bawah gawang.

Gol tersebut membuat Madrid unggul 2-0 dan berada di atas angin.

Namun, Atletico merespons dengan cepat.

Tiga menit berselang, Alexander Sorloth memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan umpan Giuliano Simeone di tiang jauh.

Gol itu menghidupkan kembali harapan Atletico.

Tekanan terus dilancarkan ke pertahanan Madrid, memaksa Los Blancos lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Situasi memanas di pinggir lapangan.

Vinícius Junior dan Diego Simeone sama-sama mendapat kartu kuning setelah pemain Brasil itu diganti.

Frustrasi jelas terlihat di kubu Atletico, terutama karena peluang demi peluang gagal berbuah gol.

Antoine Griezmann mencoba peruntungan lewat tendangan salto, namun belum menemui sasaran.

Marcos Llorente dan Julian Alvarez juga melepaskan tembakan, tetapi bola masih melenceng tipis dari gawang Courtois.

Madrid bertahan dengan disiplin hingga peluit akhir.

Kemenangan 2-1 pun memastikan mereka melaju ke final dan menjaga peluang meraih gelar pertama musim ini.

Menariknya, Real Madrid meraih kemenangan ini tanpa kehadiran Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis itu tidak ikut berangkat ke Arab Saudi karena masih memulihkan cedera lutut yang membuatnya absen saat Madrid mengalahkan Real Betis.

Posisi Mbappe kembali diisi Gonzalo Garcia.

Meski absen di semifinal, Mbappe masih berpeluang tampil di final melawan Barcelona.

Kehadirannya tentu bisa menjadi faktor pembeda dalam laga besar sekelas El Clasico.

Final Piala Super Spanyol kali ini bukan sekadar perebutan trofi.

Duel Madrid dan Barca juga menjadi barometer kekuatan dua raksasa Spanyol di awal 2026.

Dengan performa impresif di semifinal, publik menantikan apakah pengalaman Madrid atau agresivitas Barcelona yang akan berbicara di partai puncak.