Bima Sakti: Datang Bukan Cuma Melatih, tapi Juga sebagai Fans Persela
- Instagram perselafc
Siap – Bima Sakti resmi melatih Persela Lamongan yang saat ini tengah menjalani kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Mantan pemain Timnas Indonesia itu telah secara resmi diperkenalkan sebagai juru taktik Persela pada Selasa, 30 Desember 2025.
Bima Sakti menyebut dirinya bergabung di Persela bukan sekadar sebagai pelatih, tapi juga sebagai fans klub berjuluk Laskar Joko Tingkir.
"Saya datang kesini sebagai pelatih dan saya juga datang sebagai penggemar. Saya akan melakukan yang terbaik untuk tim ini," kata Bima Sakti.
Dia pun menceritakan perihal awal mulanya bisa melatih Persela. "Seminggu yang lalu saya dihubungin oleh pengurus Persela, menawarkan bahwasannya mereka membutuhkan saya untuk bisa hadir head coach di Persela di putaran kedua ini," kata Bima dilansir dari Instagram perselafc.
Mendapat tawaran itu, Bima mengaku sangat antusias karena dirinya merupakan fans Persela.
"Saya langsung antusias yang pasti karena jujur saya waktu zaman masih main saya sangat mengidolakan Persela," ungkap Bima.
Salah satu alasannya ngefans dengan Persela karena Bima melihat tim ini dikelola dengan sangat baik dan dahulu selalu mendapat pemain-pemain bagus, terutama pemain asing.
"Saya melihat dari dulu Persela ini kan stabil terus, walaupun kota kabupaten saya juga sempat kaget juga waktu pertama datang kesini, sudah banyak sekali yang berubah. Saya sempat jalan di Alun-alun dan salat di masjid agung," paparnya.
Karenanya, setelah mendapat tawaran dari pengurus untuk melatih tim, Bima langsung tertarik.
Persela saat ini berada di papan tengah klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/26 pekan ke-13. Mengantongi 21 poin, Persela menempati posisi keenam.
Dari 13 pertandingan, Persela mengemas enam kemenangan, tiga kali seri, dan empat kekalahan. Pekan kemarin Persela kehilangan poin karena kalah 2-0 ketika dijamu Persipura Jayapura.
Debut Bima sebagai pelatih Persela akan terjadi saat timnya menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, pada Minggu 4 Januari 2026.