Di Tengah Isu Transfer, Federico Barba Hadapi Masa Sulit di Persib
- YouTube Icammm Sport
Siap – Persib Bandung dihadapkan pada situasi yang tidak ideal menjelang dibukanya bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Bek andalan Maung Bandung, Federico Barba, dikabarkan berpeluang kembali ke Italia.
Isu ini langsung memantik perhatian, mengingat peran vital sang pemain di jantung pertahanan Persib sepanjang musim.
Rumor tersebut muncul di tengah perjuangan Persib menjaga konsistensi performa.
Kehilangan satu pemain inti berpotensi memengaruhi stabilitas tim, terutama di sektor belakang.
Apalagi, Barba bukan sekadar pelapis.
Ia menjadi figur sentral dalam skema permainan racikan Bojan Hodak, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
Situasi ini semakin kompleks setelah Barba sendiri mengakui tengah berada dalam fase sulit.
Faktor pribadi dan kesehatan ikut memengaruhi kondisi sang pemain.
Meski belum ada keputusan resmi, pernyataannya membuka ruang spekulasi yang lebih luas soal masa depan di Bandung.
Rumor Kembali ke Italia Mencuat Jelang Bursa Transfer
Isu kepindahan Federico Barba pertama kali diembuskan jurnalis Italia, Manuel De Luca.
Melalui media sosial, ia menyebut Barba berpeluang bergabung dengan klub Serie B, Pescara, dengan status pinjaman.
Kabar ini cepat menyebar dan menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar Persib.
Menanggapi rumor tersebut, Barba mengaku belum mengetahui secara pasti kebenarannya.
Ia menegaskan bahwa jendela transfer belum dibuka.
Namun, sang bek tidak menampik bahwa kondisi pribadinya saat ini cukup berat.
"Saya belum tahu sekarang karena jendela transfer belum dibuka. Tapi sejujurnya saya rindu keluarga saya dan saya sedang memasuki periode yang rumit. Saya sempat sakit, masuk ke rumah sakit dan tidak mudah," ujar Barba kepada wartawan di Bandung, Selasa (23/12/2025).
Pernyataan ini memberi gambaran jelas bahwa isu kepindahan bukan sekadar soal teknis sepak bola.
Ada faktor emosional yang ikut bermain.
Rindu keluarga menjadi beban tersendiri bagi pemain asing yang harus beradaptasi jauh dari kampung halaman.
Barba juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya sempat mengganggu rutinitas sebagai pesepak bola profesional.
Proses kembali ke level kebugaran terbaik bukan perkara mudah.