Inggris Tanpa Kebobolan di Kualifikasi, Thomas Tuchel Lakukan Seleksi Ketat Jelang Piala Dunia 2026

Potret Thomas Tuchel
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Timnas Inggris menatap Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang jarang terlihat pada era sebelumnya.

img_title Emil Audero Bagikan Momen Tur Pramusim Como 1907 di Inggris, Kode Menetap di Klub Milik Grup Djarum?

Mereka tidak hanya memastikan tiket secara meyakinkan, tetapi melakukannya dengan cara yang spektakuler.

The Three Lions menyapu bersih seluruh delapan pertandingan di Grup K tanpa satu pun kekalahan, tanpa satu pun kebobolan.

img_title Tur Pramusim Lawan Arsenal dan Liverpool, Como 1907 Tak Petik Kemenangan

Catatan itu menjadi salah satu performa kualifikasi terbaik yang pernah dicatatkan Inggris di ajang UEFA.

Namun keberhasilan tersebut justru membuka tantangan baru bagi pelatih Thomas Tuchel.

img_title Como 1907 Hadapi Liverpool Sebelum Terjun ke Serie A dan Liga Champions Eropa, Fabregas: Kami Harus Memanfaatkannya

Kedalaman skuad Inggris yang semakin luas memaksanya melakukan seleksi yang jauh lebih ketat dibanding era Gareth Southgate.

Dengan lebih dari 60 pemain masuk radar, Tuchel harus melakukan proses penyaringan yang tidak hanya cermat tetapi juga komunikatif.

Ia bahkan mengaku siap “pusing” karena harus menentukan siapa yang layak mengisi kursi terakhir menuju Piala Dunia 2026.

Dominasi Inggris di Kualifikasi: Tanpa Kebobolan, Tanpa Tergoyahkan

Perjalanan Inggris di Grup K berlangsung mulus sejak awal.

Berada satu grup dengan Albania, Serbia, Latvia, dan Andorra membuat mereka menjadi favorit kuat.

Namun yang membuat publik terkesan bukanlah lawan-lawan mereka, melainkan cara The Three Lions mendominasi.

Harry Kane dkk. mencetak 22 gol dalam delapan pertandingan.

Lebih impresif lagi, gawang Inggris tak pernah sekalipun jebol.

Catatan “clean sheet sempurna” ini bukan hanya menunjukkan kekuatan pertahanan, tetapi juga konsistensi struktur permainan yang diusung Tuchel sejak mengambil alih kursi pelatih.

Inggris tampil rapi, agresif, dan efisien.

Para pemain tampak memahami sistem pressing Tuchel secara kolektif.

Lini belakang bekerja solid, terutama melalui rotasi bek tengah yang tampil konsisten sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Penampilan Jordan Pickford juga menjadi salah satu pondasi utama dari performa sempurna itu.

Kegemilangan tersebut membuat Inggris masuk radar favorit juara sejak sekarang.

Namun, Tuchel justru melihatnya dari sudut pandang berbeda.

Menurutnya, keberhasilan kualifikasi justru memperluas “masalah” karena semakin banyak pemain yang menunjukkan performa layak untuk dipertimbangkan.

Hal itu pula yang membuat daftar nama calon pemain Inggris membengkak hingga hampir 60 orang.

Halaman Selanjutnya
img_title