Vinicius Junior Kembali Jadi Sorotan! Marah ke Suporter Rayo Vallecano Terekam Kamera

Potret Vinicius Junior
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Vinicius Junior kembali menjadi pusat perhatian setelah laga Real Madrid lawan Rayo Vallecano.

img_title Ranking FIFA Terbaru Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Posisi Argentina Melorot, Meksiko Masuk Peringkat 10 Besar

Pertandingan Minggu (9/11) lalu di markas Rayo Vallecano menimbulkan kontroversi.

Pemain Brasil itu terlihat kehilangan kesabaran setelah dicemooh pendukung tuan rumah sejak menit pertama setiap kali menyentuh bola.

img_title Klasemen Akhir Piala Dunia 2026: Spanyol Juara, Irak Posisi Buncit

Insiden ini terekam kamera Movistar+, menampilkan Vinicius adu mulut dengan pemain Rayo, Alvaro García.

Reaksi Vinicius ke Suporter

img_title Daftar Juara Piala Dunia dari Tahun 1930 Setelah Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Vinicius berusaha tetap tenang sepanjang pertandingan.

Namun, kesabarannya teruji.

Pada satu momen, setelah mendekati pinggir lapangan, ia terlihat tertawa sambil berkata beberapa kali:

"Kalian membayar untuk melihat saya."

Momen ini menegaskan emosi Vinicius yang mulai memuncak akibat tekanan dari tribun.

Kontroversi di Ruang Ganti

Selain di lapangan, video Movistar+ juga menampilkan insiden di jeda babak pertama.

Saat para pemain berjalan menuju ruang ganti, Vinicius terdengar menyebut Alvaro García "mengerikan".

Interaksi ini menambah kontroversi dan menjadi sorotan media internasional.

Vinicius memang kerap menjadi pusat perhatian, baik karena penampilan impresif maupun sikap emosional.

Insiden melawan Rayo Vallecano memicu perdebatan soal profesionalisme pemain dan tekanan psikologis di lapangan.

Meski begitu, Vinicius tetap menjadi pemain kunci Real Madrid di La Liga musim ini, dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten.

Vinicius Junior sebelumnya juga mendapat sorotan karena reaksi emosional terhadap suporter lawan.

Namun, ia dikenal sebagai pemain yang sangat berpengaruh di lini serang Real Madrid.

Kejadian melawan Rayo Vallecano menjadi pengingat pentingnya manajemen emosi pemain profesional saat menghadapi tekanan ekstrem dari tribun dan media.