Manchester United Diakuisisi Konsorium UEA?
- Istimewa
Siap –Mengejutkan, klub raksasa Liga Inggris Manchester United dikabarkan bakal kedatangan calon investor baru dalam waktu dekat yang berasal dari Uni Emirat Arab.
Seperti diketahui, sejak tahun 2003 lalu Manchester United berada dibawah kendali keluarga Glazer, pengusaha asal Amerika Serikat itu merupakan pemilik saham mayoritas Man Utd.
Namun sejak tahun 2023 lalu, Manchester United telah memiliki investor baru, keluarga Glazer menjula sebagian saham mereka kepada salah satu pengusaha terkaya di Inggris yakni Sir Jim Ratcliffe yang kini menjabat sebagai Co Owner setan merah.
Menurut laporan Daily Mail kekuatan finansial Manchester United akan bertambah pasalnya, ada investor baru yang berniat menginvestasikan dananya ke MU.
Berdasarkan laporan tersebut, Calon investor itu dikabarkan berasal dari Uni Emirat Arab (UEA).
Sebuah konsorsium dari UEA dikabarkan ingin menjadi pemilik baru Manchester United. Mereka disebut sangat tertarik dengan prospek untuk mengambil alih kepemilikan Setan Merah.
Oleh karena itu, mereka dikabarkan sedang mengambil ancang-ancang untuk membeli saham Keluarga Glazer dan menjadi pemegang saham mayoritas di klub.
Bahkan laporan tersebut mengklaim bahwa konsorsium UEA itu sangat serius dalam niatnya membeli MU.
Mereka dikabarkan sudah mulai melakukan langkah-langkah nyata untuk mengakuisisi Setan Merah.
Konsorsium tersebut dikabarkan telah menghubungi beberapa legenda Manchester United. Mereka berharap para legenda ini dapat menjadi duta bagi mereka dalam upaya menjadi pemilik baru MU.
Di sisi lain, konsorsium itu juga dikabarkan sudah melakukan kontak dengan keluarga Glazer dan mulai menunjukkan ketertarikan mereka untuk membeli Manchester United.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada penawaran resmi yang diajukan.
Andai kata Manchester United benar-benar mendapatkan investor baru, hal ini akan menjadi suntikan dana yang sangat berharga bagi skuad Setan Merah.
Pasalnya, kondisi keuangan Manchester United dalam beberapa tahun terakhir dinilai kurang baik, sehingga adanya tambahan dana dari investor akan memungkinkan mereka untuk kembali tampil kompetitif.