Disanksi FIFA Soal Pemain Warisan Palsu, Begini Pernyataan Resmi Presiden FAM

Lambang Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM.
Sumber :
  • X @FAM_Malaysia

Siap – Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi, mengakui telah menerima putusan sanksi dari FIFA terkait pemain keturunan.

img_title Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Keluar, Timnas Indonesia Punya 3 Laga Penentu

Sehubungan dengan keputusan itu, kata dia, FAM akan melakukan banding terhadap keputusan tersebut. FAM memandang jalur ini ditempuh guna memastikan kepentingan para pemain.

Pihaknya juga akan terus bekerjasama rapat dengan Kerajaan Malaysia dan semua pihak berkepentingan bagi memastikan proses yang dijalankan.

img_title Timnas Indonesia Bidik Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Satu Keuntungan yang Bisa Jadi Pembeda

"FAM kekal komited untuk bertindak dengan tegas, mematuhi peraturan antarabangsa, serta mempertahankan integriti bola sepak negara," kata Datuk Wira dilansir dari laman resmi FAM, kemarin.

Pada kesempatan ini, dia juga para pemain warisan/keturunan dan FAM telah bertindak dengan niat baik serta penuh ketelusan sepanjang proses ini.

img_title Timnas Indonesia Makin Mewah, John Herdman Dituntut Berani Mainkan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup

"FAM telah menguruskan segala dokumentasi serta prosedur mengikut garis panduan yang ditetapkan. Malah, FIFA sebelum ini telah meneliti kelayakan pemain berkenaan dan memberikan pengesahan resmi bahwa mereka layak untuk beraksi mewakili Malaysia," ungkapnya.

FIFA menjatuhi sanksi kepada FAM pada Jumat, 26 September 2025, lantaran dinilai memalsukan dokumen tujuh pemain naturalisasi yang melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA.

Sanksi tersebut berupa denda hingga larangan para pemain terlibat dalam sepak bola selama 12 bulan.