Debut Sensasional Max Dowman, Wonderkid 15 Tahun Arsenal Bikin Geger Premier League
- Siap.viva/Arsenal FC
Siap – Arsenal kembali melahirkan wonderkid yang mencuri perhatian.
Max Dowman, winger berusia 15 tahun, resmi mencatat sejarah di Premier League.
Ia tampil memukau saat The Gunners menghancurkan Leeds United 5-0 di Emirates Stadium, Sabtu (23/8/2025) malam WIB.
Dengan usia 15 tahun 234 hari, Dowman menjadi pemain termuda kedua yang pernah membela Arsenal, hanya kalah dari Ethan Nwaneri.
Meski masih duduk di bangku sekolah menengah, ia menunjukkan mental luar biasa ketika diberi kesempatan tampil di tim utama.
Tampil Percaya Diri di Laga Besar
Dowman masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-64 menggantikan Bukayo Saka.
Hanya beberapa menit berada di lapangan, ia langsung memancing pelanggaran lawan lewat dribel cepat yang memaksa bek Leeds, Gabriel Gudmundsson, menjatuhkannya.
Arsenal mendapat penalti yang sukses dieksekusi Viktor Gyokeres.
Di menit akhir, Dowman kembali dilanggar di kotak terlarang.
Situasi itu kembali memberi Arsenal penalti tambahan, sekaligus menutup pesta gol 5-0 atas Leeds.
Dua kontribusi penting tersebut membuat namanya langsung jadi sorotan.
Jejak dari Tur Pramusim
Perjalanan Dowman menuju debut sensasional ini terbilang unik.
Saat tur pramusim di Hong Kong, ia sempat tertawa ketika Declan Rice bercanda dengan bola.
Dowman mencoba menirukan aksi seniornya, tetapi Mikel Arteta menegurnya sambil tersenyum.
Sehari kemudian, ia justru diturunkan melawan Tottenham Hotspur dan tampil penuh percaya diri.
Penampilannya berlanjut di uji coba lain.
Dowman berhasil memenangi dua penalti saat menghadapi Newcastle United dan Villarreal.
Keberanian serta energi mudanya membuat lini serang Arsenal terlihat lebih segar.
Arteta Beri Pujian Tinggi
Mikel Arteta tidak ragu memberikan apresiasi atas kontribusi pemain belia ini.
“Dia bermain tanpa ragu-ragu, penuh keyakinan, seolah sudah terbiasa di level ini. Saya belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya,” ujar Arteta.
Menurut Arteta, kesuksesan Dowman tidak hanya soal bakat.
Akademi Arsenal dan keluarga sang pemain dinilai berperan penting membentuk mentalitas dewasa di usia sangat muda.
Kehadiran Dowman juga disebut membawa semangat baru yang menular ke seluruh skuad.