Bangkit di Menit Akhir saat Duel Lawan Tottenham di Piala Super UEFA, Luis Enrique: Kami Sangat Beruntung?

Potret Luis Enrique
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya berhasil mengangkat trofi Piala Super UEFA setelah melawati duel dramatis dengan Tottenham Hotspur yang berkahir dengan drama adu penalti.

img_title Posisi Como 1907 di Klasemen Liga Champions Eropa 2026/27 Setelah Kalahkan RB Leipzig 4-1, Peluang ke 16 Besar Terbuka

Drama adu penalti itu terpaksa harus ditempuh lantaran skor akhir pertandingan 2-2 pada Kamis (14/8) dini hari WIB.

Setelah itu, Nuno Mendes menjadi eksekutor terakhir yang mengunci kemenangan PSG

img_title Como 1907 Masuk Panggung Elite, Kekuatan Finansial Indonesia Mulai Diperhitungkan

Momen tersebut terasa istimewa lantaran PSG baru mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol, itupun di menit menit terakhir.

Dalam pertandingan tersebut, Tottenham tampil penuh percaya diri dan hampir meraih kemenangan perdana bersama pelatih barunya, Thomas Frank.

img_title Bos PSG Kaget Kekayaannya Kalah Telak dari Hartono, Djarum Bawa Como Gebrak Dominasi Eropa

Namun, PSG menunjukkan mental juara dengan mencetak dua gol cepat jelang waktu normal berakhir.

Hasil seri memaksa kedua tim menuntaskan duel lewat babak drama adu penalti.

Meski sukses meraih trofi, pelatih Luis Enrique justru mengakui performa timnya tidak layak untuk menjadi pemenang. Ia memuji penampilan Tottenham yang dinilai jauh lebih dominan sepanjang laga.

Enrique menyoroti kondisi fisik yang menjadi pembeda jalannya pertandingan.

Menurutnya, Tottenham tampil lebih segar dan siap karena memiliki masa persiapan lebih lama.

Selama sekitar 80 menit, PSG disebut kalah di banyak aspek permainan. Enrique bahkan secara terbuka menyebut lawannya pantas keluar sebagai pemenang.

"Selama 80 menit kami tidak pantas mendapatkan itu, saya pikir Tottenham pantas menang karena mereka dalam performa bagus, sudah berlatih selama enam minggu, dan bermain hebat," kata Enrique seperti dilansir TNT Sports.

"Kami baru berlatih enam hari, tetapi kadang sepak bola tidak adil. Saya harus mengatakan kami sangat beruntung dalam 10 menit terakhir karena bisa mencetak dua gol," pungkasnya.