Como Cup 2025 Dimulai, Begini Kata Cesc Fabregas Jelang Como 1907 vs Al-Ahli

Cesc Fabregas.
Sumber :
  • X @Como_1907

Siap - Como Cup 1907 vs Al-Ahli Saudi jadi pertandingan pembuka Como Cup 2025 yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis, 24 Juli 2025 dini hari WIB.

img_title Ketika Klub Milik Bos Djarum Mulai Mengacak Peta Serie A, Como 1907 Jadi Pusat Perhatian

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mengakui konsep Como Cup bagus dan dia sangat menyukai ide turnamen yang pertama kali digelar ini.

"Saya sangat menyukai ide Como Cup, menurut saya konsepnya bagus. Ini edisi perdana, jadi kita lihat saja nanti, tapi ini menarik bagi semua orang: bagi kota, bagi klub, dan bagi kami sebagai tim," kata Fabregas dikutip dari X @Como_1907, Rabu 23 Juli 2025.

img_title Menggila di Serie A hingga Bungkam UEFA, Como 1907 Milik Bos Djarum Bikin Gempar Eropa

Como Cup 2025 diikuti empat tim termasuk Como 1907 sebagai tuan rumah. Tiga tim lainnya adalah Ajax, Celtic FC, dan Al-Ahli Saudi. Fabregas pun menilai Como Cup edisi perdana memiliki atmosfer yang fantastis dan persaingan ketat.

"Saya yakin akan ada atmosfer yang fantastis dan persaingan yang nyata. Saya tidak percaya pada pertandingan persahabatan di mana Anda menang 10-0, Anda tidak belajar apa pun darinya," katanya.

img_title Liga Champions Eropa 2026/27: Jelang Hadapi Como 1907, RB Leipzig Dibayang-bayangi Hasil Minor

"Saya menginginkan ujian berkualitas tinggi yang mendorong Anda untuk menunjukkan kemampuan terbaik jika ingin menang," sambungnya. 

Fabregas mencontohkan menghadapi Lille dalam laga persahabatan pramusim adalah ujian yang sesungguhnya.

"Bagi kami, itu adalah pertandingan pertama kami setelah hanya enam sesi latihan, sementara mereka sudah memainkan tiga pertandingan dalam tiga minggu," ujarnya.

Itulah mengapa Fabregas menginginkan sebuah tantangan untuk memahami dan menemukan identitas, dan untuk bersaing di level yang dia, staf, dan para pemain harapkan.

"Tahun ini, kami harus lebih kuat, memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang pendekatan kami, meningkatkan strategi menekan dan membangun serangan, serta berusaha untuk lebih kompak sebagai satu kesatuan," jelas mantan pemain Barcelona itu.

"Kami punya banyak pemain muda, dan saya melihat mereka memberikan segalanya dan mendengarkan setiap hari. Kualitasnya telah meningkat, begitu pula persaingan dan rasa laparnya," tambah Fabregas.