Nico Paz, Bocah Ajaib yang Putus Kutukan 20 Tahun Como Italia, Anak Emas Bos Djarum Kini Diincar Raksasa Eropa

Nico Paz pemain Como FC milik Bos Djarum
Sumber :
  • YouTube Football Bes Reborn

Siap – Sosok Nico Paz, bintang muda yang tengah bersinar untuk Como FC di Serie A Liga Italia tengah menyita perhatian banyak pihak. Padahal, bocah ajaib ini tadinya adalah pemain buangan Real Madrid.

Roberto Mancini Takjub Lihat Aksi Rizky Ridho di Timnas Indonesia: Dia Salah Lahir

Sontak saja hal itu membuat El Real menyesal. Lantas seperti apa sepak terjang Nico Paz saat berlaga di klub sepak bola Italia milik Bos Djarum, Hartono bersaudara ini?

Dilansir dari channel YouTube Football Bes Reborn, siapa sangka, permata Argentina yang sempat tersembunyi di Real Madrid kini bersinar terang di langit Italia. 

Fantastis, MU Rela Siapkan 100 Juta Euro Demi Dapatkan Gelandang Andalan Real Madrid, Siapa Dia?

Yap, dia adalah Nico Paz si genius muda asal Argentina itu seolah membuktikan diri bahwa Los Blancos telah salah membuangnya. 

Terbukti dalam duel singit melawan Atalanta pada 25 September 2024 lalu, Nico tampil bak seorang maestro yang mengendalikan lini tengah dengan elegan. 

Jay Idzes Yakin Timnas Indonesia Bisa Juara Piala Dunia: Siapa Tahu?

Kemenangan 3-2 mereka atas Ladiata tak hanya sekedar poin, melainkan sebuah kebangkitan dari Como dan juga sang wonder kid

Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, Nico Paz mulai menegaskan bahwa dia adalah permata yang akan bersinar. 

Sang bocah ajaib Argentina itu membantu Como 1907 FC bangkit hingga membuatnya kembali didekati para raksasa Eropa. 

Sebagai lulusan Akademi Real Madrid, banyak yang mengira Nico Paz akan menetap lama bersama raksasa Spanyol tersebut. 

Namun pada akhirnya jalan yang ia tempuh berbeda 180 derajat. Kepindahannya menuju klub semenjana yakni Como pada Agustus 2024 menjadi satu langkah berani. 

Seiring berjalannya waktu, keputusan untuk berbalut kostum I Lariani pun terbukti tepat. 

Bersama Como 1907 milik Bos Djarum, Nico sukses membuktikan kualitasnya sebagai gelandang serang yang elegan dan penuh kreativitas. 

Di awal musim 2024-2025 ini, Nico selalu diandalkan Com dengan tampil dalam empat laga serta mengemas dua asis. 

Kemenangan bersejarah Como FC atas Atalanta pada 25 September 2024 lalu juga seolah menjadi panggung bagi pemain 20 tahun tersebut. 

Meski timnya sempat tertinggal, namun mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui Gabriel Strefezza.

Setelah itu giliran Nico yang unjuk gigi dengan melakukan tembakan jarak jauh hingga membuat Sead Kolasinac melakukan gol bunuh diri. 

Tak berhenti sampai di situ, Nico juga memberikan umpan panjang sempurna yang mengawali gol ketiga Alieu Fadera, dan memastikan kemenangan bersejarah Como di Serie A pasca lebih dari dua dekade. 

Torehan ini membuat I Lariani terhindar dari zona degradasi dan naik ke posisi 15. Performa brilian yang ditunjukkan nikopas saat ini membuat namanya kian hangat untuk diperbincangkan. 

Namun jauh sebelum kepindahannya ke Como, Nico sudah menjadi sorotan di Real Madrid.

Di Akademi Los Blancos, ia dikenal sebagai pemain dengan visi dan ketenangan yang jarang ditemukan pada pemain seusianya. 

Bahkan ia sempat mendapatkan beberapa kesempatan bermain bersama tim utama Madrid, meski persaingan yang ketat di lini tengah membuatnya sulit menembus skuad Don Carlo. 

Diincar AC Milan

Kini dengan penampilannya yang semakin matang, banyak klub besar mulai tertarik untuk mendapatkan jasanya. 

Nah yang teraktual juara tujuh kali Liga Champions, yakni AC Milan kabarnya tertarik untuk memboyong Nico. 

Bagi Milan, pemuda Argentina ini adalah sosok gelandang ideal untuk memperkuat lini tengah mereka. 

Apalagi, selain unggul dalam membaca permainan gaya bermain Nico yang fleksibel menjadi nilai plus tersendiri di mata Paulo Fonseka. 

Menurut laporan dari La Provincia, Rosoneri terus memantau situasi Nico dan ingin berinvestasi kepadanya di bursa transfer Januari nanti. 

Sebelumnya Como mengontrak Nico Paz di angka 6 juta Euro dari Madrid pada musim panas lalu. 

Namun raksasa Spanyol itu memiliki klausul pembelian kembali, dan juga klausul penjualan yang berarti mereka akan menerima setengah dari biaya transfer jika Nico dijual. 

Tak ayal Milan setidaknya harus mengeluarkan dana tak kurang dari 10 juta Euro untuk bisa membajak wonder kid Argentina tersebut. 

Biaya ini bisa meningkat dalam beberapa bulan ke depan seiring performanya ketika di lapangan. 

Jadi Il Diafolo Roso mungkin akan bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangannya, sembari membiarkan sang pemain menyelesaikan musim bersama Como. 

Bahkan beberapa pihak menyebut jika Nico punya gaya bermain yang mengingatkan pada sosok Ricardo Kaka, khususnya dalam melakukan pergerakan.

Akhiri Kutukan 20 Tahun

Setelah 20 tahun terbenam dalam ketidakpastian, Como akhirnya berhasil bangkit dengan gemilang di bawah komando Cesc Fabregas

Kemudi di balik kemenangan ini ada sosok Nico Paz yang mulai mencuri perhatian publik. 

Hal ini membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan pada level tertinggi sepak bola Eropa. 

Ditambah lagi keputusan AC Milan untuk memasukkan namanya ke daftar beli pada bulan Januari juga memperlihatkan betapa seriusnya Rosoneri untuk berinvestasi pada Nico. 

Namun terdapat satu hal yang juga harus digaris bawahi, Milan seolah bukanlah rumah yang ramah untuk para pemain asal Argentina. 

Mengingat beberapa talenta muda berbakat Argentina seperti Marco Pellegrino hingga Luca Romero yang dijuluki the next Lionel Messi saja sampai kini terus dipinjamkan dan tak kunjung mendapat kesempatan. 

Akankah kepindahan Nico Paz ke AC Milan akan terealisasi atau ia justru memilih melanjutkan perjalanan karirnya di tempat lain?