Indra Sjafri Disorot Netizen Usai Kekalahan Timnas U-20, Begini Ungkapan Hati Warganet?
- PSSI
Siap – Setelah Timnas U-20 Indonesia menelan kekalahan 1-3 dari Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025, pelatih Indra Sjafri langsung menjadi sorotan tajam warganet.
Kekalahan ini memastikan Timnas U-20 gagal melaju ke perempat final Piala Asia U-20 dan juga mengubur harapan mereka untuk berlaga di Piala Dunia U-20 2025.
Netizen pun bereaksi keras terhadap performa tim dan strategi yang diterapkan oleh Indra Sjafri.
Dalam beberapa jam setelah kekalahan tersebut, media sosial dipenuhi dengan berbagai komentar kritis yang membanjiri akun Instagram Indra Sjafri.
Banyak warganet yang menyatakan kekecewaannya terhadap hasil negatif ini, bahkan ada yang menyarankan agar Indra Sjafri mundur demi regenerasi yang lebih baik untuk Garuda U-20.
"Gaya melatihmu sudah ketinggalan zaman," tulis salah satu netizen dalam komentar di Instagram Indra Sjafri.
Ada pula yang menyarankan pelatih berusia 60 tahun itu untuk lebih terbuka terhadap pemain keturunan.
"Makanya pak jangan gengsi sama pemain keturunan. Toh pemain lokal kualitasnya segitu-segitu saja," ujar komentar lainnya.
Tak hanya itu, banyak juga yang merasa kecewa karena Timnas U-20 gagal memanfaatkan peluang dan memiliki kelemahan besar di lini pertahanan, yang menjadi salah satu faktor utama kekalahan dalam pertandingan melawan Uzbekistan.
"Pertahanan kita rapuh sekali, mudah sekali kebobolan lewat serangan udara lawan," ujar netizen lainnya menyoroti kelemahan tim.
Namun, di tengah hujatan tersebut, ada juga suara-suara yang menyuarakan dukungan terhadap Indra Sjafri, dengan harapan agar ia diberi kesempatan lebih lama untuk memperbaiki tim.
"Jangan salahkan pelatih, pemain juga harus lebih bertanggung jawab. Kita harus beri kesempatan lebih banyak bagi pelatih," tulis salah satu pendukung di media sosial.
Pada laga melawan Uzbekistan, Timnas U-20 sempat mencetak gol balasan setelah tertinggal 1-0 lewat Mukhammadali Uriboev pada menit ke-21.
Namun, dua gol tambahan dari Uzbekistan membuat Indonesia tidak bisa mengejar ketertinggalan.
Meski begitu, beberapa pihak menilai ada kemajuan dalam serangan tim meskipun hasilnya belum maksimal.
Pemain seperti Jens Raven dan Marselinus Ama Ola sempat menunjukkan kualitas mereka dengan mencetak gol penyama kedudukan, tetapi kelemahan di sektor pertahanan kembali menjadi masalah besar bagi Timnas U-20.
Melihat kritik yang terus berkembang di media sosial, PSSI kemungkinan besar akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Indra Sjafri dan strategi yang diterapkan.
Seiring dengan itu, banyak yang menantikan keputusan lebih lanjut tentang masa depan pelatih Garuda U-20.