Reaksi Media Bahrain Usai Presiden FIFA Ngomong Begini Jelang Hadapi Timnas Indonesia
- Instagram/bahrainfa
Siap – Media Bahrain, GDN Online, memberikan tanggapan atas ucapan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang memuji akademi sepak bola baru Bahrain menjelang laga melawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pujian tersebut disampaikan melalui pesan video yang diputar dalam peresmian Akademi Abdullah bin Khalid bin Hamad, menandai tonggak baru dalam pengembangan sepak bola Bahrain.
The Reds, julukan Timnas Bahrain, dijadwalkan menghadapi Indonesia pada 25 Maret 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pertemuan ini menjadi laga penentu setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam laga kontroversial di markas Bahrain, 10 Oktober 2024 lalu.
Presiden FIFA Gianni Infantino mengapresiasi perkembangan sepak bola Bahrain melalui akademi barunya, yang merupakan bagian dari Skema Pengembangan Bakat FIFA.
"Selamat kepada semua orang di @bahrainfa yang dipimpin oleh Presiden Sheikh Ali bin Khalifa Al Khalifa atas acara bersejarah di FIFA Talent Academy Bahrain," tulis Infantino di Instagram pribadinya.
"Ini merupakan langkah maju penting bagi FIFA dan bukti kemajuan luar biasa Bahrain dalam mendukung bakat muda," lanjut Infantino.
Selain pujian dari FIFA, Bahrain memiliki kepercayaan diri tinggi setelah meraih gelar juara Piala Teluk 2024 usai menaklukkan Oman dengan skor 2-1 pada final yang digelar di Stadion Jaber Al-Ahmad, Ahad, 5 Januari 2025.
Dalam artikelnya, GDN Online membanggakan pencapaian Bahrain, termasuk trofi Piala Teluk ke-26.
"Infantino mengucapkan selamat kepada Bahrain atas keberhasilan mereka meraih gelar juara Piala Teluk, dan berbicara tentang peran perintis kerajaan tersebut dalam dunia sepak bola," tulis media itu.
Media tersebut juga menyoroti Akademi Abdullah bin Khalid bin Hamad yang disebut sebagai akademi pertama di dunia yang dibuka secara resmi bekerja sama dengan Skema Pengembangan Bakat FIFA.
Keberhasilan Bahrain di pentas regional ini menjadi motivasi tambahan menjelang laga kontra Indonesia.
Namun, dengan dukungan suporter di kandang, Skuad Garuda di bawah asuhan Patrick Kluivert bertekad memberikan perlawanan sengit demi mengamankan poin penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026.