Terpukau dengan Penampilan Timnas Indonesia, Begini Kata Media Vietnam soal Lawan Bahrain dan China

Kolase timnas Indonesia dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Penampilan timnas Indonesia belakangan sedang menjadi sorotan masyarakat dunia. 

Anggota DPR Asal Depok Ini Kritik Banyaknya Naturalisasi Timnas Indonesia: Yang Main Bukan Akamsi

Apalagi dua laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia skuad Garuda tampil memukau dengan menahan imbang Arab Saudi dan Australia.

Begitupun pertandingan timnas Indonesia melawan Bahrain dan China pada Oktober mendatang, tak ayal mendapat perhatian media asing.

Lagi Gacor, Striker Tajam Berdarah Sunda-Belanda Ini Akan Perkuat Timnas Indonesia, Siapa Dia?

Dua pertandingan tersebut akan menjadi krusial, dan peluang bagi anak asuh Shin Tae-yong untuk meraih poin penuh sangatlah besar.

"Usai laga melawan Bahrain, timnas Indonesia akan menjamu China di kandang sendiri," tulis media Vietnam, Soha, seperti dikutip tvOnenews.com pada Rabu, 18 September 2024.

Diprediksi Akan Bela Timnas Indonesia, Bek Tangguh Eropa Ini Bikin China Ketar Ketir, Siapa Dia?

Soha bahkan mengakui saat ini timnas Indonesia yang didominasi kekuatan naturalisasi sangat jauh berkembang sehingga kemungkinan untuk menang cukup besar.

Apalagi China dalam beberapa pertandingan terakhir selalu mengalami kekalahan.

"Dengan puluhan bintang naturalisasi berkualitas di skuatnya, tim Indonesia dinilai mampu mengalahkan tim Tiongkok yang saat ini sedang dalam performa buruk, dengan tangan kosong setelah menjalani dua laga, termasuk kalah 0-7 dari Jepang," tulis media Soha.

Tak hanya itu, media Soha pun khawatir kemenangan timnas Indonesia nanti justru bakal mengubah sejarah yang pernah dicetak Vietnam ketika masih dilatih Park Hang-seo di babak Kualifikasi Piala Dunia.

"Jika tim Indonesia kembali meraih kemenangan, mereka akan mendapat 5 poin di babak kualifikasi ketiga Piala Dunia, secara resmi melampaui tonggak sejarah lama tim Vietnam di babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2022," tulis Soha

"Pelatih Park Hang-seo dan timnya saat itu, mereka hanya meraih 4 poin setelah 10 pertandingan," tambahnya.