Menyemai Semangat Nasionalisme dan Patriotisme di Era Digital.

Menyemai Semangat Nasionalisme dan Patriotisme di Era Digital.
Sumber :
  • Dok. Kominfo

Siap – Di era digital yang semakin canggih, penting bagi setiap individu untuk memiliki jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme yang kuat. Hal ini untuk memperkokoh rasa cinta dan bangga terhadap negara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Berbagai upaya terus dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme di era digital ini. Salah satunya dengan mengadakan literasi digital lewat Program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD).

Dewan Pengarah Siberkreasi dan Koordinator Nasional Japelidi, Novi Kurnia mengatakan, ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme. Pelibatan pemuda menjadi sangat penting dalam memprodukusi konten-konten positif untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

img_title Gelar Seminar Bela Negara, Ketua IARMI UPNVJ: Mahasiswa Penentu Arah Indonesia 30 Tahun Mendatang

Menyemai Semangat Nasionalisme dan Patriotisme di Era Digital.

Photo :
  • Dok. Kominfo


img_title Ratusan Santri Asal Papua di Ponpes Nuu Waar AFKN Bekasi Gelar Apel dan Tausiyah Kebangsaan Peringati Hari Santri Nasion

Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah kemajuan teknologi dan informasi. Sehingga, generasi muda Indonesia akan semakin memiliki rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia.
img_title Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Dewan Syari’ah Kota Surakarta Gelar Perlombaan, Pawai, dan Upacara Bendera


"Pancasila bukan sekedar dihafalkan, tetapi nilainya juga dipraktikan di ruang digital,"ungkap Novi Kurnia, di hadapan 20 ribuan peserta masyarakat Bangli, Selasa (11/6/2024).

Masyarakat juga dapat menjadi agen perubahan melalui konten-konten positif yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab, pemuda dapat meraih banyak manfaat dan peluang di era digital ini.

"Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat belajar, berinteraksi dan berkolaborasi,"tambahnya.

Hal senada dikatakan, Ketua Relawan TIK Provinsi Bali sekaligus Dosen Primakara University, I Gede Putu Krisna Juliharta. Ia menilai akibat perkembangan teknologi dan budaya asing yang masuk, membuat generasi muda semakin kurang peduli dan mencintai budayanya sendiri.

Maka dari itu, penting untuk memahami pengetahuan tentang sejarah, budaya, dan kebangsaan yang diharapkan dapat memupuk rasa cinta dan kebanggaan terhadap Indonesia, terutama pada generasi muda. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang bersifat positif, mereka akan memperlihatkan rasa tanggung jawab dan kecintaannya terhadap Indonesia.

"Untuk membentengi diri dari budaya luar yaitu dengan literasi digital," I Gede Putu Krisna Juliharta menimpali.
Halaman Selanjutnya
img_title