Ketika Mensos Risma Bikin Pejabat Amerika Kagum, Nih Buktinya

Mensos Risma
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Langkah Menteri Sosial atau Mensos, Tri Rismaharini dalam penyelenggaraan Forum Tingkat Tinggi ASEAN tentang Pembangunan Inklusif Disabilitas dan Kemitraan Pasca Tahun 2025, menuai apresiasi banyak negara sahabat.

img_title Di Tengah Konflik dengan AS, Iran Berupaya Menyelamatkan Daya Beli Masyarakat

Salah satunya yang turut memberikan acungan jempol atas upaya Mensos Risma adalah Penasehat Khusus Amerika Serikat untuk perwujudan dan penghormatan isu disabilitas, Sara Minkara.

Adapun langkah yang dilakukan Mensos Risma itu terkait dengan agenda yang secara khusus membahas pengarusutamaan hak penyandang disabilitas.

img_title Gawat! Opsi Serangan Skala Besar AS ke Iran Siap Dieksekusi, Tinggal Tunggu Lampu Hijau dari Trump dalam 96 Jam?

Nah kerennya lagi, ini merupakan yang pertama bagi forum kerja sama kawasan dengan Amerika Serikat.

“Kami senang bisa kesini, ini pertama kali forum tingkat tinggi antara US-ASEAN, terima kasih kepada Menteri Sosial Indonesia sudah menjadi tuan rumah acara ini,” kata Sara Minkara dikutip pada Rabu, 11 Oktober 2023.

img_title Trump Ungkap Dilema soal Iran, Serangan Militer dan Perundingan Jadi Persoalan

Menurut dia, forum tingkat tinggi ini dapat meningkatkan perspektif para delegasi dan peserta tentang isu disabilitas, baik dari segi keamanan maupun fasilitas penunjang bagi kelompok disabilitas.

Ia menegaskan, bahwa diskriminasi pada kelompok disabilitas harus dihapuskan karena banyak masyarakat global yang belum memahami konsep inklusif terhadap penyandang disabilitas.

Sebab menurutnya, diskriminasi atau batasan tersebut dapat dihapuskan melalui perluasan akses bagi kelompok disabilitas agar mereka bisa mengembangkan nilai-nilai dan potensi yang ada di dalam diri mereka.

Hal ini termasuk akses pada pengembangan teknologi seperti Artificial Intelegence (AI), pendidikan, transportasi, dan ekonomi.

Karena itulah, menurut Sara, inovasi adalah sebuah keharusan.

Nah, berbicara soal inovasi, dalam kurun dua tahun terkahir, Kemensos telah menelurkan tiga inovasi alat bantu disabilitas dengan fitur teknologi tinggi.

Inovasi itu berupa tongkat penuntuf adaptif, gelang Gruwi untuk penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, serta gelang Grita untuk penyandang disabilitas intelektual.

Teknologi ini terbukti mampu mempermudah para penyandang disabilitas dalam kesehariannya.

“Alat bantu ini meningkatkan aksesibilitas penyandang disabilitas sehingga mereka dapat berfungsi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari,” kata Mensos Risma.

Tongkat adaptif misalnya, diciptakan dan didesain dengan fitur-fitur yang mampu mendukung aktivitas para penyandang disabilitas sensorik netra seperti mengeluarkan peringatan suara ketika menangkap suatu objek di depannya.

Halaman Selanjutnya
img_title