Iran Tegaskan Kesiapan Tempur, AS dan Israel Diperingatkan Soal Ini

Potret ilustrasi serangan rudal Iran.
Sumber :
  • Gemini AI

Siap – Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel agar tidak melakukan serangan baru.

img_title Iran Kirim Peringatan Keras ke AS, Serangan Balasan Lebih Dahsyat Mengintai

Teheran menyatakan telah menyiapkan teknologi militer terbaru yang akan digunakan untuk merespons setiap potensi agresi.

Peringatan tersebut disampaikan juru bicara senior Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi.

img_title Satu per Satu Sekutu AS Kena Karma Iran, Araqchi Singgung Prancis: Tuan Macron Telah Menuai Apa yang Ia Tanam

Ia mengatakan Iran terus meningkatkan kemampuan militernya dan menyiapkan sejumlah kejutan bagi pihak yang dianggap sebagai musuh.

Shekarchi menegaskan, kemampuan tersebut merupakan hasil pengembangan teknologi dan kapasitas tempur Iran yang telah berlangsung sejak perang Iran-Irak pada dekade 1980-an.

img_title Nggak Pake Lama, Trump Langsung Digas Menteri Perang Iran yang Baru: Rekam Jejaknya Bikin Musuh Gemetar

Ia mencontohkan produksi rudal yang mulai dikembangkan Iran selama perang melawan rezim Ba'ath Irak sebagai salah satu bagian dari proses tersebut.

Dilansir dari Tasnim News, Shekarchi mengatakan salah satu perubahan penting dalam doktrin pertahanan Iran adalah pergeseran dari pendekatan perang konvensional menuju perang asimetris.

"Perang asimetris berarti menghadapi persenjataan berat musuh yang berbiaya tinggi dan meraih kemenangan dengan biaya lebih rendah serta peralatan pertahanan yang lebih sederhana namun lebih efektif dan praktis," jelas Shekarchi.

Menurut Shekarchi, pendekatan tersebut juga berkaitan dengan pengorbanan diri, keimanan, dan spiritualitas yang menjadi bagian dari konsep pertahanan Iran.

Ia menilai pengalaman konflik sebelumnya membuat Iran memahami kemampuan pertahanan yang dimilikinya.

Shekarchi juga menyebut pihak lawan telah menyadari adanya kesalahan perhitungan mengenai ketahanan Iran.

"Musuh telah menyadari kekeliruan perhitungan mereka mengenai ketahanan dan kemampuan pertahanan Iran."

Shekarchi kemudian memberikan peringatan terkait kemungkinan terjadinya agresi baru terhadap Iran. 

Ia mengatakan negaranya telah menyiapkan teknologi militer baru untuk menghadapi situasi tersebut.

"Kali ini kami telah menyiapkan kejutan bagi musuh dan akan merespons segala potensi agresi dengan teknologi militer baru," ucapnya.

Selain ancaman balasan, Shekarchi juga menyinggung situasi keamanan di Selat Hormuz.

Ia mengatakan Iran memiliki sistem keamanan yang mengawasi jalur strategis tersebut.

"Setiap kapal yang ingin melintas di luar jalur Iran tidak akan mendapatkan jaminan keamanan."

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ketegangan terkait aktivitas pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur penting bagi perdagangan energi dunia.

Halaman Selanjutnya
img_title