AS Kembali Serang Iran, Teheran Bongkar Apa yang Terjadi di Balik Serangan
- Gemini AI
Siap – Kementerian Luar Negeri Iran menuding Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke sejumlah wilayah negaranya dan menyebabkan puluhan korban jiwa serta luka-luka.
Teheran menyebut serangan tersebut juga menyasar kawasan sipil dan berbagai fasilitas publik.
Kecaman itu disampaikan Pemerintah Iran pada Rabu, 2 September 2026, menyusul serangan militer AS yang berlangsung pada Selasa malam waktu setempat.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita resmi IRNA dan dilansir Anadolu Ajansi, Kamis, 3 September 2026, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan sejumlah wilayah menjadi sasaran serangan, termasuk Khuzestan, Sistan-Baluchestan, Hormozgan, dan Kerman.
Teheran menyebut serangan tersebut tidak hanya menyasar fasilitas militer, tetapi juga kawasan sipil dan infrastruktur yang digunakan untuk pelayanan publik.
Sejumlah menara dan fasilitas komunikasi dilaporkan ikut terdampak.
Pemerintah Iran menyatakan serangan itu mengakibatkan warga sipil meninggal dunia dan mengalami luka-luka, sekaligus menyebabkan kerusakan terhadap properti milik publik maupun masyarakat.
Salah satu insiden yang mendapat perhatian terjadi di Kohestak, Kabupaten Sirik, Provinsi Hormozgan.
Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, serangan terhadap sebuah pesta pernikahan di kawasan tersebut menyebabkan lebih dari 70 orang menjadi korban tewas maupun terluka.
Sebagian besar korban dalam insiden tersebut disebut berasal dari kalangan perempuan dan anak-anak.
Pemerintah Iran mengecam keras serangan tersebut.
Teheran menilai tindakan militer AS yang disebut mengenai kawasan sipil merupakan pelanggaran serius terhadap aturan internasional.
Iran bahkan menyebut serangan itu sebagai “kejahatan perang” dan menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.
Di tengah eskalasi yang kembali meningkat, Pemerintah Iran menyatakan respons militernya terhadap Amerika Serikat dilakukan sebagai bentuk pembelaan diri.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan angkatan bersenjata negaranya melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS yang dinilai menjadi sumber maupun pendukung operasi terhadap Iran.
Teheran menyebut tindakan tersebut dilakukan “dalam rangka membela diri” sebagai respons atas serangan yang sebelumnya dilancarkan Washington.
Pemerintah Iran juga meminta negara-negara di kawasan tidak memberikan akses kepada Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah maupun fasilitas mereka sebagai bagian dari persiapan atau pelaksanaan operasi militer terhadap Iran.