Makin Ngeri! Usai Didukung China, Kini Rusia Berdiri Bersama Iran di Tengah Perang dan Sanksi!

Potret ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Hubungan geopolitik antara Teheran dan Moskow semakin erat di tengah tekanan sanksi barat.

img_title Iran Keluarkan Tantangan Berani ke AS, Ketegangan Timur Tengah Makin Panas

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas sikap konsisten Moskow dalam mendukung Iran menghadapi situasi perang dan sanksi ekonomi.

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kirgistan, Selasa (1/9/2026).

img_title Apa yang Terjadi di Selat Hormuz? Iran Siapkan Aturan Baru

Dalam kesempatan itu, Pezeshkian menegaskan pentingnya kolaborasi kedua negara untuk membendung dominasi global yang dipaksakan oleh Washington.

"Kami memiliki keyakinan penuh bahwa kami akan mampu menghadapi unilateralisme yang dipaksakan Amerika di dunia serta sanksi-sanksi tidak adil yang mereka terapkan, dengan penuh kekuatan," ujar Pezeshkian seperti dilansir Reuters.

img_title Panas! Presiden Iran Sebut AS Penakut karena Serang Fasilitas Sipil, Tantang Perang Tatap Muka?

Menanggapi hal tersebut, Presiden Vladimir Putin memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan Iran. Ia menekankan bahwa Rusia menaruh penghormatan tinggi atas daya tahan Iran dalam menjaga kedaulatannya.

"Rusia berdiri dalam solidaritas bersama rakyat Iran. Kami mengagumi keberanian dan ketangguhan Anda dalam memperjuangkan kepentingan nasional," kata Putin.

Lebih lanjut, Putin memastikan kerja sama bilateral kedua negara tidak akan terganggu oleh ketegangan geopolitik saat ini.

Presiden Rusia tersebut menyatakan bahwa Rusia dan Iran akan terus mempertahankan hubungan ekonomi dan perdagangan mereka, terlepas dari situasi militer dan politik saat ini.

Langkah ini memperkuat kemitraan strategis kedua negara yang dalam beberapa tahun terakhir terus menyeimbangkan pengaruh Barat melalui blok ekonomi regional seperti SCO dan BRICS.

China Tegas Bela Iran

Konflik antara Amerika Serikat dengan Iran kini memasuki babak baru, belum lama ini dikabarkan bahwa China secara tegas menolak bergabung dalam kampanye perang ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran.

Beijing memilih mempertahankan hubungan strategis dan pasokan energi utamanya.

Diketahui, China mengambil posisi tegas terkait konflik terbaru Amerika Serikat dan Iran.

Beijing dilaporkan tidak akan membantu Washington dalam menjalankan kampanye “perang ekonomi” terhadap Teheran.

Sebagai salah satu negara pengimpor minyak terbesar dunia, China justru memiliki kepentingan ekonomi dan energi yang kuat untuk mempertahankan hubungan erat dengan Iran.

Halaman Selanjutnya
img_title