Astaga, Ternyata Begini Ngerinya Dampak Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT yang Menelan Puluhan Korban Jiwa

Potret tangkapan layar video suasana gempa di NTT
Sumber :
  • Istimewa

SiapGempa bumi  berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

img_title Pastikan Aksi Sosial KDM di NTT Bukan Settingan, Walkot Depok Tantang Warganet: Hadiahnya Rp 10 Juta

Peristiwa ini menelan puluhan korban jiwa serta merusak berbagai fasilitas umum pendukung aktivitas masyarakat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sebanyak 38 orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

img_title Geger, AS Mendadak Tarik Mundur Pasukan dari Timur Tengah, Kode Trump Angkat Bendera Putih?

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, jumlah korban ini BNPB dapatkan berdasarkan data yang lembaganya himpun hingga Sabtu pukul 15.00 WIB.

“Sampai dengan pukul 15.00 WIB sore ini, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia. Kemudian, 2 jiwa luka berat, 11 luka ringan,” kata Suharyanto, dalam jumpa pers secara daring, pada Sabtu seperti dilansir Kompas TV.

img_title Tim Sar Korbrimob Dikerahkan untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan bagi Warga Terdampak Bencana di NTT

Selain korban jiwa, bencana ini juga memaksa ribuan penduduk meninggalkan rumah mereka untuk mencari lokasi yang lebih aman.

“Kurang lebih ada 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri,” ucap dia.

Dampak guncangan juga memicu kerusakan infrastruktur di sejumlah titik.

Untuk kerusakan, BNPB mencatat sejumlah ruas jalan tertutup longsor akibat gempa.

Namun, data kerusakan jalan masih dalam pendataan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Guncangan dahsyat turut menyasar bangunan tempat tinggal dan sarana pelayanan kesehatan di daerah terdampak.

Sejumlah rumah warga, puskesmas, dan satu rumah sakit di Maumere juga dilaporkan rusak.

Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau situasi di lapangan serta menyalurkan bantuan darurat bagi para pengungsi.

Pendataan mengenai total kerugian material dan korban terdampak masih terus berjalan.

“Tetapi tentu saja ini adalah hari pertama terjadinya bencana, datanya akan berkembang terus dan nanti akan diberikan informasi kepada rekan-rekan media secara day-to-day, hari per hari,” ucap dia