UI Buat Roadmap Potensi Nilai Ekonomi Pohon Mangrove, Bisa Jadi Alternatif Pendapatan Pemda di Kawasan Pesisir

UI buat road mad Mangrove di kawasan pesisir
Sumber :
  • istimewa

Siap – Universitas Indonesia (UI) bekerjasama dengan Kementrian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) akan membuat roadmap mengenai potensi mangrove di Indonesia.

img_title Hadapi Tantangan Dunia Kerja yang Dinamis, UI Gandeng UNIQLO

Diketahui bahwa ada banyak kawasan di Indonesia, utamanya pesisir yang dapat ditanami mangrove guna mencegah banjir dan abrasi.

Selain itu, hutan mangrove nantinya dapat dijadikan solusi pendapatan baru bagi sejumlah daerah di kawasan pesisir.

img_title FIK UI Hadirkan Solusi Lewat Program AYEM TENTREM untuk Tekan Risiko Kerentanan Lansia

Sebagai langkah awal, UI bersama Kemenko PM dan perwakilan kabupaten/kota melakukan penandatangan kesepakatan.

​Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu pada Kemenko PM, Prof. Abdul Haris mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Lembaga Sains Terapan (LST) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UI untuk melakukan riset mengenai optimalisasi nilai ekonomi mangrove yang arahnya adalah pada  pemberdayaan masyarakat. 

img_title Ketika Semua Orang Bisa Viral, Siapa yang Masih Bisa Dipercaya? Begini Jawaban Pengamat UI

"Kenapa mangrove itu menjadi poin penting? Karena ternyata kekayaan mangrove kita ini hampir menguasai 20% dunia, hampir 3,4 juta area-nya," katanya usai Simposium Mangrove untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Peluncuran Program Nilai Ekonomi Karbon Mangrove di Balai Sidang UI, Depok, Senin (10/8/2026).

"Dan ini yang mungkin kalau bicara pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat, ini belum tersentuh," sambungnya.

​Pihaknya mengkhususnya area sepanjang Pantai Utara Jawa, mulai dari Cilegon sampai Probolinggo sebagai lokusnya. Nantinya akan ada 33 pemerintah daerah kabupaten/kota di sepanjang area tersebut.

Ini adalah langkah awal bagaimana UI bisa melihat adanya nilai ekonomi dari Mangrove yang berujung pada pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Diketahui bahwa mangrove dapat menyerap karbon. Sementara industri yang ada di sepanjang Pantai Utara Jawa banyak mengeluarkan karbon.

Misalnya di Kabupaten Batang terdapat industri, kemudian di Cilegon juga banyak industri yang mengeluarkan karbon.

"Selama ini insentifnya apa industri yang sudah mencemari itu? Sementara sebenarnya masyarakat kita, pemerintah daerah kita bekerja untuk mempertahankan mangrove. Mangrove yang kita jaga harusnya kan ada insentif," ungkapnya.

Pihaknya mencoba untuk memperhatikan masyarakat di kawasan tersebut agar mendapat insentif dari upaya pemberdayaan mangrove. Pihaknya akan akan menyiapkan berbagai keperluannya, instrumennya.

Misalnya pemerintah daerah harus mengeluarkan Perda, kami juga akan bantu nanti untuk bisa sama-sama mengawal. 

Halaman Selanjutnya
img_title