Tak Sudi Amerika Desak Iran Berunding, Israel Ancam Serang Teheran Secara Brutal
- Istimewa
Siap – Langkah Amerika Serikat untuk membujuk Iran kembali dalam meja perundingan membuat Israel was-was.
Zionis bahkan mengancam akan melakukan serangan ke Teheran meski tanpa AS.
Lantas apa yang membuat Israel tak sudi Washington berdamai dengan Teheran?
Dikutip dari kanal YouTube tv One, upaya Presiden AS Donald Trump meredakan konflik dengan Republik Islam Iran lewat jalur diplomasi tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan sikap Israel.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memberi sinyal Tel Aviv siap bertindak sendiri jika menilai Iran masih mengancam keamanan negaranya.
Netanyahu menegaskan Israel tidak akan membiarkan Republik Islam memiliki senjata nuklir, meski Washington masih berupaya mencapai kesepakatan dengan Teheran.
Menurutnya, Israel siap mengambil langkah apapun yang diperlukan untuk menjamin keamanannya.
Pernyataan itu disampaikan setelah Komandan Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC Ahmad Vahidi menegaskan, bahwa negaranya akan tetap melanjutkan pengembangan program nuklir.
Bagi Israel, pernyataan tersebut menjadi alasan bahwa ancaman dari Teheran belum berakhir.
Ilustrasi pemimpin Israel dan AS bahas perang Iran
- Istimewa
Di sisi lain, proses diplomasi justru terus bergerak.
Qatar mengungkapkan pembicaraan antar Washington dan Teheran telah memasuki tahap lanjutan.
Dengan kedua pihak saling bertukar rancangan proposal untuk mencari jalan keluar dari konflik yang berlangsung sejak Februari lalu.
Namun negosiasi belum sepenuhnya mulus.
Setelah sempat menghasilkan nota kesepahaman pada Juni, pembahasan kembali tersendat akibat perbedaan pandangan mengenai keamanan maritim dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Ketegangan kembali meningkat ketika Washington melancarkan serangan baru ke wilayah Iran pada Juli 2026.
Aksi tersebut kemudian dibalas Republik Islam dengan menyerang fasilitas militer Amerika Serikat di Yordania, Bahrain, dan Kuwait.
Perbedaan pendekatan antara Washington dan Tel Aviv membuat peluang eskalasi kembali terbuka.
Di saat Amerika Serikat masih mencoba mengedepankan jalur perundingan, Israel menunjukkan tidak ingin terikat pada hasil negosiasi apabila menganggap Iran tetap melanjutkan program yang dinilai mengancam keamanan kawasan.
Siap Balas Israel
Sementara itu, menanggapi ancaman militer terbaru dan sikap keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Teheran menegaskan siaga penuh dan tidak akan tinggal diam.