Teheran Ungkap Sinyal yang Tak Terduga, Kesepakatan Iran-AS Makin Dekat?

Potret ilustrasi konflik militer Iran dan Amerika Serikat (AS).
Sumber :
  • Gemini AI

Siap – Ketegangan yang selama ini membayangi hubungan Iran dan Amerika Serikat (AS) mulai menunjukkan sinyal baru.

img_title Bukan Sekadar Ancaman, IRGC Sebut Iran Kini Siap Mengubah Cara Berperang

Teheran mengungkapkan bahwa Washington disebut telah memperlihatkan kesiapan untuk kembali menjalankan komitmen yang sebelumnya disepakati kedua pihak, meski Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung yang berlangsung antara kedua negara.

Pemerintah Iran menyatakan komunikasi yang ada saat ini tetap dilakukan melalui Oman sebagai mediator.

img_title Iran Makin Keras, AS Dihadapkan Pilihan Sulit: Negosiasi atau Perang Panjang?

Jalur diplomatik tersebut, menurut Teheran, menjadi satu-satunya mekanisme yang digunakan dalam pembahasan berbagai isu, termasuk mengenai Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibadadi, menegaskan bahwa hingga kini tidak terdapat perundingan secara langsung dengan Amerika Serikat.

img_title Trump Terjebak 'Skenario Horor' Iran? Maju Mati Kutu, Mundur Malu!

"Jalur kesepahaman ini terjalin antara Iran dan Oman, dan tidak ada negosiasi dengan AS yang berlangsung selama periode ini," ujar Gharibadadi dalam wawancara dengan kantor berita pemerintah IRNA, dikutip Kamis, 6 Agustus 2026.

Meski demikian, Gharibadadi mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah memberikan sinyal kesiapan untuk kembali memenuhi komitmen yang sebelumnya telah disepakati bersama.

Pernyataan tersebut diyakini berkaitan dengan nota kesepahaman yang ditandatangani pada 17 Juni.

Dalam kesepakatan itu, Iran menyetujui pemberian akses bagi kapal-kapal komersial melintasi Selat Hormuz tanpa dikenakan biaya selama 60 hari.

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat berkomitmen mencabut blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal Iran serta melaksanakan sejumlah poin kesepakatan lainnya.

Perkembangan tersebut muncul tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa kesepakatan baru dengan Iran kini semakin mendekati tahap penyelesaian.

Trump bahkan menuding para pemimpin Iran bersikap tidak konsisten terkait proses perdamaian, namun tetap meyakini pembahasan terus berjalan.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Bagahei, mengatakan bahwa dokumen pernyataan bersama antara Iran dan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz kini memasuki tahap akhir penyusunan.

Menurutnya, proses tersebut diperkirakan segera rampung selama tidak ada campur tangan pihak lain yang menghambat penyelesaiannya.

Sementara itu, laporan Axios pada Selasa malam waktu Amerika Serikat menyebut Washington, Teheran, dan Muscat disebut hampir mencapai kesepakatan sementara terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Halaman Selanjutnya
img_title