Sekolah Vokasi UI Buka Prodi Manajemen Olahraga, Menpora: Jendela Para Atlet Meniti Karir
- istimewa
Inisiatif pengembangan Program Studi Manajemen Olahraga ini juga membawa misi strategis untuk menyediakan jalur pendidikan tinggi dan kepastian karier berkelanjutan bagi para atlet Indonesia setelah melewati masa puncak kompetisi dan masyarakat yang tertarik menggeluti industri olahraga.
"Sehingga atlet itu perlu dipikirkan bagaimana penunjangnya, diantaranya adalah melalui pendidikan," tambahnya.
"Vokasi memiliki fleksibilitas untuk itu dan di vokasi dapat dibuka program studi yang bisa mendukung dan menunjang atlet sehingga bisa fokus berprestasi tapi juga tidak khawatir dengan masa depannya," sambung Rektor.
Kesiapan Sekolah Vokasi UI dalam mengemban mandat baru ini didukung oleh rekam jejak tata kelola institusi yang solid.
Hal ini dibuktikan melalui capaian Peringkat I Kontrak Kinerja (Kokin) UI Tahun 2023, Peringkat II UI Zona Integritas Award secara berturut-turut pada 2022 dan 2023, serta Peringkat I GreenMetric UI Tahun 2025.
Fondasi kelembagaan tersebut turut diperkuat oleh deretan prestasi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di berbagai ajang keilmuan tingkat nasional maupun internasional.
Melalui penetapan nomenklatur baru ini, Sekolah Vokasi UI menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan pengetahuan dan keterampilan.
Tetapi UI juga sikap kerja profesional yang utuh, sehingga siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan berdaya saing di tingkat global.
Di tempat yang sama, Menteri Pemuda Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengatakan, dengan adanya Sekolah Vokasi ini dapat mengembangkan dunia olahraga Tanah Air.
Dengan adanya Sekolah Vokasi UI Prodi Manajemen Olahraga diharapkan dapat melahirkan pimpinan birokrasi bidang olahraga yang mumpuni sesuai perkembangan zaman.
"Jangan justru set back, malah mempersulit dengan segala regulasi yang membuat set back pertumbuhan industri olahraga dan sport tourims," katanya.
Selain itu, Erick menuturkan, pihaknya diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi pembangunan ekosistem untuk para atlet. Pemerintah sudah memberikan bonus yang baik untuk para atlet.
Namun ia mengingatkan bahwa harus ada literasi finansial yang bertujuan agar dapat digunakan dengan baik.
"Supaya bonusnya tidak dipakai foya-foya, tetapi dipakai untuk masa depan. Kita juga sekarang diberikan payung LPDP, atlet boleh berkepanjangan karir ataupun saat jadi atlet bisa meniti pendidikan untuk masa depan, maka lahirlah Sekolah Vokasi UI. Dengan ini ada jendela-jendela untuk para atlet berprestasi untuk bisa meninggikan kapabilitasnya tidak hanya untuk menjadi atlet, tapi juga karir masa depan," pungkasnya.