Iran Pastikan Balas Perlakuan AS: Kami Tidak Akan Biarkan Tindakan Jahat Berlalu Gitu Aja

Ilustrasi rudal Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran menegaskan, bahwa mereka tidak akan membiarkan ancaman dan tindakan jahat Amerika Serikat berlalu begitu saja tanpa adanya pembalasan. 

img_title Terjebak Perang Iran: Korsel Pusing Ditekan Trump tapi Nggak Sanggup Hadapi Teheran

Termasuk ketika AS menyerang kapal komersial maupun kapal tanker minyak Iran.

Dilansir dari kanal berita Tasnim News, selama tiga hari terakhir, pasukan Amerika telah mengancam kapal-kapal yang beroperasi di perairan pesisir dan wilayah kedaulatan Republik Islam

img_title Iran Tangkap Kapal Selam Nirawak Canggih AS di Selat Hormuz, IRGC: Kembalilah ke 'Teluk Babi'

Angkatan Bersenjata negara tersebut menganggap bahwa apa yang dilakukan AS akan direspon keras dan itu artinya perang akan meluas.

"Tindakan Amerika Serikat ini dianggap sebagai perluasan perang di kawasan."

img_title Ini Syarat Mutlak Teheran Jika AS Ingin Situasi Kembai Normal, Iran Melunak?

Sebagaimana telah dibuktikan oleh Angkatan Bersenjata Republik Islam di medan tempur, mereka tidak akan membiarkan ancaman atau tindakan jahat AS tanpa tanggapan, dan akan menghadapinya dengan tegas.

Markas besar tersebut menegaskan kembali, bahwa tekad kuat Teheran untuk mempertahankan kedaulatan dan hak-hak maritimnya dari provokasi asing.

Teheran juga telah berulang kali menunjukkan kemampuan dan tekadnya untuk melindungi kepentingan nasional, serta merespons agresi secara tepat, sembari memastikan bahwa stabilitas kawasan tidak dapat diganggu oleh kekuatan eksternal yang mencari konfrontasi.

Peringatan terbaru ini muncul di tengah upaya Washington yang terus melancarkan taktik tekanan terhadap Teheran melalui cara-cara ilegal. 

Tindakan tersebut secara konsisten ditolak oleh Teheran karena dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, serta ancaman langsung bagi perdamaian dan keamanan di Asia Barat.

Angkatan Bersenjata Iran tetap sepenuhnya siap untuk melindungi perairan teritorial dan jalur pelayaran komersial negara dari tindakan permusuhan apa pun.

AS Ketahuan Bohong

Amerika Serikat (AS), diduga telah memalsukan data jumlah tentaranya yang tewas maupun terluka akibat perang dengan Republik Islam Iran. 

Disitat dari kanal YouTube tv One, empat personil militer Amerika Serikat yang tewas dalam eskalasi konflik terbaru dengan Iran dilaporkan tidak lagi dimasukkan dalam penghitungan resmi korban perang. 

Mereka kini dipindahkan ke kategori pencatatan yang berbeda, bersama ratusan personil lain yang mengalami luka-luka. 

Hal itulah yang kemudian memunculkan pertanyaan mengenai perubahan sistem pelaporan korban oleh militer Amerika Serikat.

Halaman Selanjutnya
img_title