Ratusan Sopir Geruduk Kantor Gubernur Kalbar, Minta Mobil Pelangsir di SPBU Ditindak
- Ngadri/siap.viva.co.id
Polri akan mengedepankan langkah persuasif dengan mengatur antrean di SPBU, mengurai kemacetan, serta melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.
"Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan lancar. Apabila ditemukan pelanggaran atau penyalahgunaan, akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,"ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Call Center Polri 110 untuk melaporkan berbagai permasalahan, mulai dari gangguan kamtibmas, bantuan darurat di jalan. Layanan tersebut telah terintegrasi secara berjenjang sehingga setiap laporan akan terus dipantau hingga mendapat tindak lanjut.
“Polda Kalbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Melalui sinergi antara pemerintah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan permasalahan distribusi BBM bersubsidi dapat segera diselesaikan sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya para sopir angkutan, dapat terpenuhi dengan baik serta situasi keamanan di Kalimantan Barat tetap aman dan kondusif,’’tandasnya.
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat berjanji akan menindak tegas SPBU yang melayani mobil pelangsir/mobil bertangki siluman.
‘’Apabila ditemukan pelanggaran di SPBU sangsi tegas akan kami lakukan seperti Skor hingga pencabutan izin operasional,’’pungkasnya.