Jaga Toleransi Bencana Aceh, LBH Ansor Aceh Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Akun TikTok Gufroni yang Mengandung SARA

Potret ilustrasi bencana Sumatra
Sumber :
  • Istimewa

Pemerintah melangkah cepat dengan meminta bantuan kepada dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni UNDP dan UNICEF, meminta peningkatan dukungan dana dari Pemerintah Pusat, hingga menggandeng organisasi kemanusiaan seperti Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

img_title Dirreskrimsus Polda Kalbar Tangani 33 Kasus Karhutla, 9 Kasus Dilimpahkan ke DLHK

Pada 22 Desember 2025, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengunjungi kantor Tzu Chi Indonesia di Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas rencana bantuan pembangunan 1.000 unit rumah secara gratis bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor.

img_title LSM Minta Polda Kalbar Periksa Proyek Saluran Drainase di Gang Bentasan

Dalam skema kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Aceh melalui Mualem menyiapkan lahan, sementara Yayasan Buddha Tzu Chi membangun rumah di atasnya secara gratis lengkap dengan infrastruktur dasar agar bisa segera ditempati warga.

LBH Ansor Aceh menilai langkah kolaborasi ini sebagai wujud nyata solidaritas kemanusiaan dan bentuk toleransi lintas agama yang patut dijaga.

img_title Polda Kalbar Ciduk Oknum Dewan Diduga Bawa 3,4 Kg Emas Ilegal

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sendiri dikenal luas sebagai lembaga kemanusiaan universal yang bergerak di bidang amal, kesehatan, dan pendidikan tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, suku, atau ras.

Namun, pada 25 Desember 2025, akun TikTok Gufroni Khan mengunggah konten yang memframing kegiatan sosial tersebut secara negatif.

Dalam konten yang beredar luas di media sosial, akun tersebut mengarahkan opini negatif dengan mengaitkan bantuan kemanusiaan dengan isu etnis dan tokoh tertentu secara spekulatif.

Menurut Syibral Mulasi, bencana kemanusiaan seharusnya menjadi momentum memperkuat solidaritas, bukan justru dimanfaatkan untuk membangun narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Ketika masyarakat sedang berduka akibat bencana, semua elemen seharusnya mengedepankan empati. Jangan sampai bantuan kemanusiaan justru dipelintir menjadi narasi yang memicu kebencian atau perpecahan," ujarnya.

Murni Penegakan Hukum dan Efek Jera

LBH Ansor Aceh menilai narasi yang dibangun oleh akun TikTok Gufroni Khan sangat berbahaya bagi solidaritas dan nilai-nilai toleransi.

Padahal, semangat gotong royong dan kebhinekaan sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Meskipun pemilik akun telah diingatkan oleh sejumlah pihak untuk menghapus konten tersebut, imbauan itu diabaikan.

Kondisi inilah yang mendorong LBH Ansor Aceh membawa persoalan tersebut ke jalur hukum guna memberikan efek jera sekaligus merawat keharmonisan antarumat beragama.

Halaman Selanjutnya
img_title