Gawat AS Panik, Situs Rahasia CIA Dihantam Drone Iran: Ada Peran Teknologi Navigasi Rusia?

Potret penampakan Drone drone Shahed-136 Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Lagi, Iran makin memperlihatkan kekuatannya dengan melakukan serangan pesawat nirawak (drone) dan berhasil menghantam sejumlah fasilitas rahasia milik Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) di wilayah Teluk.

img_title Iran: Tidak Ada Negosiasi Selama Syarat Kami Belum Dipenuhi AS

Sontak, peristiwa ini memicu kecurigaan mendalam di kalangan analis intelijen Amerika bahwa Rusia kemungkinan telah memberikan bantuan teknis maupun data penargetan presisi kepada Teheran.

Para analis kini tengah menyelidiki apakah Rusia benar-benar membantu Iran dengan membagikan informasi lokasi yang sangat sensitif atau menyediakan teknologi drone canggih.

img_title Kepala Nuklir Iran Mendadak Pulang dan Batal Bicara di IAEA, Ada Apa?

Hal ini diungkapkan oleh empat sumber Amerika yang mengetahui intelijen AS, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (23/7/2026).

Meskipun para pejabat intelijen AS belum mencapai kesimpulan pasti terkait tingkat keterlibatan Moskow, efektivitas dan akurasi tinggi dari serangan tersebut menjadi indikasi kuat.

img_title Pangkalan AS Diserang Iran, Citra Satelit China Jadi Sorotan

Dukungan teknis Rusia yang kian meluas untuk Iran turut memperkuat dugaan tersebut.

"Mereka memiliki kepentingan bersama dalam upaya mengurangi atau menghilangkan pengaruh AS sepenuhnya di wilayah pengaruh yang mereka tetapkan sendiri," ujar Daniel Hoffman, mantan kepala stasiun CIA dan petugas operasi rahasia.

Akurasi Tinggi dan Teknologi Navigasi Khusus Setidaknya dua lokasi CIA menjadi sasaran empuk pada bulan Maret lalu. Salah satunya adalah stasiun CIA di Arab Saudi yang berlokasi di dalam kompleks Kedutaan Besar AS di Riyadh, sementara lokasi lainnya berada di Irak timur.

Beberapa sumber menyebutkan ada situs rahasia tambahan yang turut diserang, meski rincian lokasinya tidak diungkapkan.

Sebuah memo internal dari badan intelijen Barat menyimpulkan bahwa Rusia kemungkinan besar memainkan peran penting dalam mengarahkan serangan ke fasilitas regional CIA tersebut.

Dua pejabat Barat di Teluk menjelaskan bahwa serangan di Riyadh melibatkan sepasang drone Shahed Iran versi upgrade.

Drone pertama berhasil melubangi dinding luar kedutaan yang rentan, disusul drone kedua yang terbang masuk melalui lubang tersebut lalu meledak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan. Situs fasilitas CIA di luar negeri termasuk stasiun di kedutaan, rumah aman, pusat logistik, dan lokasi operasi merupakan rahasia negara yang dijaga sangat ketat.

Halaman Selanjutnya
img_title