Perang AS-Iran Makin Panas,Teheran Mendadak Berikan Sindiran Menohok ke Kuwait: Kalian Kini Menjadi Api Para Iblis?
- Istimewa
Baqaei menulis, “Bangsa Iran yang mulia telah memadamkan api yang membakar negeri kalian. Kini kalian justru menjadi bagian dari api para iblis yang ditujukan kepada rakyat kami.” tulisnya seperti dilansir ahlulbait.
Ia menegaskan Iran selama ini berpegang pada prinsip bertetangga baik.
Namun, menurutnya, sikap tidak tahu berterima kasih dan pendeknya pandangan politik pada akhirnya akan merugikan pihak yang memilih jalan tersebut.
Baqaei menutup pesannya dengan sebuah peribahasa Persia, “Siapa yang menanam duri, tidak akan memanen anggur.
Meski belum ada tanggapan resmi dari pihak Kuwait, unggahan Baqaei ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat politik Timur Tengah.
Iran Deklarasikan Perang Terbuka Lawan Amerika?
Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Militer Iran mengumumkan bahwa pasukan darat mereka telah meluncurkan rudal permukaan-ke-permukaan dan berhasil menghantam pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait.
Serangan mematikan ini menyasar Kamp Arifjan yang terletak di selatan Kuwait City, sebuah fasilitas vital yang menampung unsur-unsur Angkatan Udara, Angkatan Laut, Korps Marinir, hingga Penjaga Pantai AS.
Langkah agresif Teheran ini mempertegas bahwa konfrontasi kedua negara kini telah berubah menjadi perang terbuka.
Targetkan Sistem Rudal Utama AS
Kantor berita IRNA mengutip pejabat hubungan masyarakat Angkatan Darat Iran yang mengonfirmasi keberhasilan serangan presisi tersebut.
"Pasukan darat menargetkan sistem rudal HIMARS milik tentara teroris AS yang ditempatkan di pangkalan Arifjan di Kuwait dengan rudal permukaan-ke-permukaan," tulis laporan IRNA.
Pihak militer Iran menambahkan bahwa HIMARS merupakan sistem rudal mobile dengan kemampuan bergerak cepat melawan target darat.
Penyerangan terhadap sistem ini diklaim berhasil merusak lapisan ofensif maupun defensif lawan, sekaligus memangkas kekuatan rudal musuh dalam tindakan agresif mereka.
Perang Skala Penuh
Serangan ke pangkalan AS ini diluncurkan tidak lama setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan pernyataan resmi melalui Kantor Kepresidenan.
Pezeshkian menegaskan situasi terkini yang dihadapi negaranya secara terbuka.
“Realitasnya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh,” kata Pezeshkian.