Ratusan Pasukan AS Jadi Korban Rudal Balistik Iran, Belasan Tewas, Sisanya Mayoritas Geger Otak?
- Istimewa
Angka tersebut bahkan menyentuh 427 orang pada catatan bagian lain situs DCAS, dan belum memasukkan akumulasi korban luka terbaru sepanjang Juli 2026 Secara keseluruhan, sedikitnya 14 prajurit AS dinyatakan gugur.
Menanggapi gugurnya para prajurit, Presiden Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Teheran.
Melalui unggahan resmi di platform Truth Social pada Senin, Trump menegaskan bahwa AS tidak akan tinggal diam.
Trump menuliskan bahwa setiap kali Iran membunuh seorang tentara Amerika, negara itu akan menerima balasan yang jauh lebih besar.
Ia mengonfirmasi instruksi tegas tersebut telah disampaikan langsung kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, beserta jajaran petinggi militer AS lainnya.
Pihak Gedung Putih juga menginformasikan bahwa Presiden Trump dijadwalkan hadir langsung dalam prosesi penghormatan dan pemulangan resmi jenazah para prajurit yang gugur.