Sentilan Keras JD Vance Bongkar Siasat Oknum Israel Demi Perang Abadi, "Pergi ke Neraka"?

Potret Wakil Presiden AS, JD Vance,
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali memanas.

img_title Bukan Sekadar Soal Iran, Laporan Ini Disebut Bisa Mengubah Perhitungan Militer AS

Wakil Presiden AS, JD Vance, melontarkan kritik yang sangat keras dengan menuding ada pihak-pihak di dalam Pemerintahan Israel yang berupaya menggagalkan negosiasi damai antara Washington dan Teheran demi mempertahankan konflik.

Pernyataan blak-blakan ini disampaikan Vance dalam wawancara terbaru di acara The Joe Rogan Experience.

img_title Teheran Ungkap Sinyal yang Tak Terduga, Kesepakatan Iran-AS Makin Dekat?

Dengan nada bicara tinggi, ia bahkan melontarkan kalimat tajam kepada pihak yang menurutnya berada di balik kampanye hitam tersebut. "Pergi ke neraka," tegas Vance, seraya menambahkan bahwa dirinya akan tetap melakukan apa yang diyakini terbaik bagi rakyat Amerika.

Menurut Vance, sejumlah tokoh di lingkungan pemerintahan Israel sengaja berusaha memengaruhi opini publik

img_title Tanding Nanti Malam, Ini Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden, Penuh Kejutan?

Amerika agar perang dengan Iran terus berlangsung tanpa batas waktu.

Upaya ini dinilai sengaja dirancang untuk menyudutkan sikap politik luar negeri AS yang saat ini lebih condong pada jalur diplomasi.

"Ada beberapa orang di dalam sistem mereka, kita tahu tanpa keraguan sedikit pun, yang memanipulasi dan mencoba mengubah opini publik Amerika untuk menjaga agar perang terus berlanjut tanpa batas waktu. Bukan untuk mencapai tujuan apa pun, tetapi hanya untuk terus berlanjut tanpa batas waktu," kata Vance.

Ia mengklaim kelompok tersebut juga melancarkan kampanye untuk melemahkan dirinya setelah berupaya mendorong tercapainya kesepakatan dengan Iran sesuai tujuan yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump.

Menurut Vance, serangan itu dilakukan melalui kebocoran informasi kepada media hingga kampanye di media sosial yang ditujukan untuk menggagalkan upaya diplomasi.

Selain itu, Vance turut menyinggung laporan yang menyebut sejumlah pihak yang menerima dana dari mantan pejabat kampanye Trump yang disebut didukung tokoh-tokoh di pemerintahan Israel ikut menyerangnya karena sikapnya terhadap Iran.

Sebagai informasi tambahan, ketegangan geopolitik di Timur Tengah belakangan ini memang kian rumit.

Berbagai laporan intelijen global menunjukkan adanya dinamika internal yang sengit di Tel Aviv terkait bagaimana cara merespons ancaman nuklir Iran dan proksinya, yang sering kali berseberangan dengan strategi diplomasi Washington.

Halaman Selanjutnya
img_title