Makin 'Menggila' Menhan Israel Sebut Kehancuran Total di Jalur Gaza Adalah Kebijakan yang Disengaja!!

Potret Menhan Israel Katz
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memicu kontroversi internasional setelah menyatakan bahwa kehancuran luas yang terjadi di Jalur Gaza memunculkan "perasaan baik" bagi dirinya.

img_title Iran Bertekad untuk Terus Melawan hingga AS-Israel Kalah Total

Pernyataan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan langsung ke wilayah Gaza utara pada Senin waktu setempat.

Dalam tayangan yang disiarkan oleh Channel 14 Israel, Katz secara blak-blakan menyebut kondisi luluh lantak di wilayah kantong Palestina tersebut bukan sebuah kebetulan. Sebaliknya, ia menegaskan situasi itu merupakan hasil nyata dari sebuah "kebijakan yang disengaja" oleh militer Israel demi melenyapkan segala bentuk ancaman.

img_title Israel Sesumbar Bisa Lawan Iran, IRGC Siapkan Kejutan: Mereka Ga Akan Mampu dan Tak Punya Kapasitas Lawan Teheran!

Tidak hanya mengomentari kondisi fisik Gaza yang hancur, dalam kunjungan tersebut Katz juga mengumumkan rencana strategis militer yang dinilai sensitif.

Pemerintah Israel berencana membangun tiga pos permukiman baru yang terafiliasi langsung dengan militer di area Gaza utara.

img_title Berbulan-bulan Digempur, Iran Ungkap Apa yang Tersisa dari Kekuatan Militernya

Ubah Strategi Militer Secara Total

Saat disinggung oleh awak media mengenai perasaannya melihat langsung kehancuran masif di Gaza, Katz memberikan respons yang mengejutkan. "Perasaan yang baik, bukan?" jawab Katz singkat.

Lebih lanjut, Katz menerangkan bahwa saat ini Israel telah sepenuhnya meninggalkan strategi perang lama mereka.

Sebelumnya, militer Israel hanya menerapkan taktik operasi ofensif sementara atau masuk-keluar wilayah secara berkala.

Namun, kini strategi tersebut telah dirombak total demi memperketat kontrol wilayah.

"Alih-alih masuk lalu keluar, kini tentara berada di dalam, para teroris berada di luar, dan rumah-rumah telah dihancurkan," katanya menerangkan perubahan taktik tersebut.

Rencana Pembangunan Pos Nahal Permanen Laporan dari Channel 14 mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja Menhan Israel ini adalah mengusulkan kehadiran permanen warga Yahudi di Gaza utara.

Langkah ini menandai babak baru dalam dinamika konflik yang terus memanas di Timur Tengah.

Katz membeberkan bahwa dirinya berencana mendirikan tiga pos Nahal di titik-titik lokasi yang pernah berdiri di Gaza utara.

Lokasi-lokasi ini sebelumnya telah dikosongkan sejak Israel memutuskan menarik diri secara sepihak dari wilayah tersebut pada tahun 2005 silam.

Sebagai informasi, Pos Nahal merupakan kelompok permukiman yang terintegrasi langsung dengan unit militer.

Halaman Selanjutnya
img_title