Tanpa Ampun, Pangkalan Militer AS di TimTeng Hancur, Kini Target Rudal Balistik Qadr Iran Langsung ke Amerika Serikat ?

Potret ilustrasi Rudal Balistik
Sumber :
  • Istimewa

IRGC mengkonfirmasi keberhasilan pasukan angkatan laut mereka dalam menggelar serangan kombinasi rudal dan pesawat nirawak.

img_title Babak Baru Perang Iran-AS, Infrastruktur Militer Amerika di Teluk Jadi Target

Unit tempur elit Iran itu membombardir instalasi militer strategis milik Amerika Serikat yang berada di kawasan Al Jufri Bahrain.

Akibat hantaman proyektil masif, pihak berwenang melaporkan bahwa kebakaran hebat masih terus berlangsung di fasilitas militer AS di Bahrain itu.

img_title Pangkalan AS Dibidik dari Berbagai Arah, Iran Lancarkan Serangan Lintas Negara

Selain membakar markas AS di Bahrain serangan udara terarah ini juga sukses menghantam dan menghancurkan sistem radar peringatan dini jarak jauh FPS milik Amerika Serikat di Oman.

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC menegaskan, bahwa operasi yang menentukan dan dahsyat ini telah berhasil membuat militer AS menjadi tidak berdaya.

img_title Trump Bikin Usulan Tak Biasa soal Selat Hormuz, Iran Balik Menyindir

Eskalasi militer ini membuktikan keseriusan pasukan elit Iran dalam meratakan setiap fasilitas pertahanan musuh yang dianggap mengancam stabilitas kawasan mereka. Militer Teheran juga sukses menembak jatuh pesawat nir awak jenis Lukas milik Amerika Serikat di langit Bandar Abbas, Iran Selatan pada Senin 13 Juli 2026.

Pasca insiden dan seluruh unit pertahanan udara Republik Islam langsung disiagakan penuh guna memperketat pengawasan zona langit selatan dari potensi ancaman AS.

Teheran juga secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka dalam mencegat dan menghancurkan drone lukas tersebut.

Dalam laporannya Teheran menegaskan bahwa penembakan jatuh drone pengintai ini merupakan bagian dari langkah nyata melawan agresi Washington.

Operasi pertahanan ini sengaja dilakukan demi memastikan serta melindungi kedaulatan penuh wilayah udara negara dari segala bentuk ancaman asing.

Pihak berwenang menambahkan, bahwa unit pertahanan udara di wilayah tenggara awalnya berhasil mendeteksi pergerakan mencurigakan dari drone buatan Amerika Serikat itu.

Setelah terdeteksi pergerakan pesan nir awak tersebut langsung dilacak dengan ketat hingga akhirnya ditembak jatuh sebelum sempat melakukan operasi militer apapun.

Pihak militer Republik Islam selanjutnya menekankan bahwa jajaran pasukan pertahanan udara beserta seluruh unit bersenjata saat ini berada dalam status siaga penuh.

Pengawasan berkelanjutan pun terus ditingkatkan secara intensif di atas langit selatan demi memantau sekaligus meredam potensi ancaman yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Halaman Selanjutnya
img_title