Lebih dari 5 Bulan Tak Digaji, Pekerja Hotel Bumi Wiyata Nekat Pinjol
- siapviva
Siap – Berbulan-bulan ratusan pekerja Hotel Bumi Wiyata Depok terkatung-katung. Mereka sudah lebih dari lima bulan tidak digaji oleh manajemen.
Demi memenuhi kebutuhan hidup harian, mereka harus mencari cara lain agar dapur tetap ngebul. Ada yang nyambi jadi tukang ojek hingga terjerat pinjaman online (pinjol).
Hal itu dilakukan karena mereka tidak ada pilihan lain. Pasalnya dapur rumah tangga masing-masing harus tetap ngebul dan membayar uang sekolah.
Bulan Juni adalah bulan terberat bagi mereka karena memasuki tahun ajaran baru di kalender pendidikan.
Ketua Pengurus Komisariat (PK) FSB KAMIPARHO Hotel Bumi Wiyata Depok, PT Bumi Putera Wisata, Muhamad Soleh, mengatakan bahwa ada 104 karyawan di hotel tersebut yang gajinya belum dibayar. Berbagai cara dilakukan pekerja untuk tetap bisa makan dan bertahan hidup.
"Ya mau nggak mau mereka mungkin diawali dengan meminjam tetangga, saudara. Tapi dengan dengan segitu lamanya 7 bulan ini kan, ya saudara juga kagak mungkin istilah kata men-support terus. Akhirnya mereka mau tidak mau, ya kan, meminjam melalui pinjol, yang memang sangat mudah dan cepat," katanya, Selasa (14/7/2026).
Dia menyebut ada puluhan pekerja yang terlibat pinjol. Pasalnya mereka tidak ada pilihan lain.
"Nah, untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu dan akhirnya, ya dengan permasalahan yang berlarut-larut terkait upah yang belum diberikan, ya akhirnya tertunggak-tunggak," ujarnya.
Sejumlah penagih utang (debt collector) kerap menghubungi pihak hotel untuk menanyakan sejumlah status karyawan yang terjerat pinjol.
"Nah, dampak akibat dari tertunggak itu, DC-DC sering telepon ke operator gitu loh, menanyakan si karyawan tuh," ungkapnya.
Selain itu, dampak yang dirasakan pekerja adalah banyak yang terganggu kesehatannya. Soleh menuturkan, dampak dari belum dibayarkan hak pekerja sangatlah mengerikan.
"Nah itulah laporan yang kita terima akhirnya, ya ternyata dampak dari ini bukan hanya kesehatan ya terganggu. Tapi memang akibatnya, ya ini terjerat pinjol, gitu. Kan sangat sangat sangat mengerikan gitu loh," tukasnya.
Hari ini puluhan pekerja turun ke jalan menuntut hak mereka agar segera dibayarkan berbulan-bulan.