Rudal Iran Mengguncang Timur Tengah, Eskalasi Kini Makin Sulit Dikendalikan

Potret ilustrasi Konflik AS -IRAN
Sumber :
  • Istimewa

Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi udara yang dilakukan bertujuan melemahkan kemampuan militer Iran.

img_title Pangkalan AS Diserang Iran, Citra Satelit China Jadi Sorotan

Menurut militer Amerika Serikat, sasaran serangan meliputi lokasi penyimpanan rudal, fasilitas pesawat nirawak, radar, jaringan komunikasi, kemampuan angkatan laut, hingga fasilitas pengawasan pantai.

Dalam tiga gelombang operasi sepanjang pekan, Amerika Serikat mengklaim telah menghantam ratusan target militer di berbagai wilayah Iran.

img_title Perang Belum Reda, Iran Justru Buka Opsi yang Bikin Dunia Cemas

Washington menyebut operasi tersebut merupakan respons terhadap tindakan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan Provinsi Bushehr dan Lorestan termasuk di antara wilayah yang menjadi sasaran serangan udara.

img_title Bukan Sekadar Sindiran, Iran Tegaskan Keamanan Timur Tengah Tak Perlu Campur Tangan AS

Hingga kini, otoritas Iran masih melakukan pendataan mengenai tingkat kerusakan serta jumlah korban akibat serangan tersebut.

Sebagai balasan, Iran mengklaim meluncurkan serangan ke sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Di Qatar, Iran menyebut telah menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid menggunakan rudal balistik.

Pemerintah Qatar menyatakan sebagian besar rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara, meski beberapa orang dilaporkan mengalami luka akibat serpihan proyektil.

Di Oman, Iran mengklaim menyerang fasilitas logistik yang digunakan untuk mendukung kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm.

Sementara di Kuwait, sasaran serangan disebut meliputi sistem pertahanan udara Patriot, gudang amunisi, dan instalasi radar milik Amerika Serikat.

Iran juga mengklaim menghantam fasilitas komunikasi di Bahrain serta Pangkalan Udara Pangeran Hassan di Yordania yang disebut menjadi lokasi operasi pesawat nirawak militer Amerika Serikat.

Hingga saat ini, sebagian besar negara yang disebut menjadi sasaran menyatakan sistem pertahanan mereka berhasil merespons serangan tersebut, meski status keamanan tetap berada pada level siaga tinggi.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei kembali menegaskan komitmen Iran untuk membalas kematian Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan seluruh pihak yang disebut gugur sebagai syahid dalam dua perang terakhir.

Disitat dari kantor berita Tasnim News, ia menyatakan bahwa hal ini merupakan kehendak bangsa Iran yang pasti akan dilaksanakan.

Putra mendiang Ali Khamenei itu juga menegaskan bahwa pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab telah diidentifikasi.

Halaman Selanjutnya
img_title