Rudal Balistik IRGC Lumpuhkan Kapal dan Pangkalan AS, Produksi Drone Iran Melonjak 3 Kali Lipat?
- Istimewa
Serangan ini menyasar sistem pertahanan udara Patriot, gudang amunisi, dan lokasi radar di Kuwait, serta sistem komunikasi militer dan instalasi radar AS di Bahrain.
Pihak Angkatan Darat memperingatkan bahwa tanggung jawab atas konsekuensi serangan AS yang berkelanjutan serta ketidakamanan yang ditimbulkannya di kawasan tersebut akan berada di tangan Amerika dan zionis Israel.
Republik Islam memastikan bahwa agresi lebih lanjut akan memicu respons yang jauh lebih keras.
Pihak Angkatan Darat memperingatkan bahwa tanggung jawab atas konsekuensi serangan AS yang berkelanjutan serta ketidakamanan yang ditimbulkannya di kawasan tersebut akan berada di tangan Amerika dan zionis Israel.
Republik Islam memastikan bahwa agresi lebih lanjut akan memicu respons yang jauh lebih keras.
Putra kandung mendiang Ali Khamenei itu juga menegaskan, bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut telah diidentifikasi.
Mojtaba memperingatkan, bahwa mereka tidak dapat berharap untuk lolos dari pertanggungjawaban.
Dia juga menyatakan bahwa upaya pembalasan tidak bergantung pada satu individu atau pejabat tertentu dan akan terus berlanjut dalam situasi apa pun.
Sang pemimpin menambahkan bahwa, dalam waktu dekat, orang-orang yang mendambakan kebebasan di seluruh dunia akan turut berperan dalam menuntaskan misi ini.
Mojtaba Khamenei juga memberikan penghormatan kepada anggota keluarga dan para pendamping yang gugur sebagai syuhada bersama ayahnya, seraya memanjatkan doa bagi ketinggian derajat mereka serta mengapresiasi pengorbanan mereka.
Produksi Drone Melonjak
Di tengah kecamuk pertempuran, kekuatan logistik militer Iran justru semakin menguat.
Penjabat Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Majid Ebn al-Reza, mengatakan bahwa kapasitas produksi pesawat nirawak (drone) negara itu meningkat tiga kali lipat selama perang agresi AS-Israel.
Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil dari keahlian dalam negeri.
"Di puncak perang, produksi pertahanan tidak hanya terus berjalan tanpa gangguan, tetapi kapasitas produksi drone kami juga meningkat tiga kali lipat," sambungnya.
Peningkatan produksi ini kian menegaskan kesiapan Iran dalam menghadapi perang atrisi jangka panjang.