Trump Klaim Jadi Target Iran, Gedung Putih Langsung Perketat Keamanan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sumber :
  • Instagram

Meski demikian, ia menegaskan tidak merasa takut dan tetap fokus menjalankan tugas sebagai Presiden Amerika Serikat.

img_title Teheran Perluas Strategi Hadapi Amerika, Selat Hormuz Jadi Kunci Tekanan Iran

"Ini profesi yang sangat berbahaya. Saya nomor satu dalam daftar target pembunuhaan Iran, tapi saya tidak peduli, karena saya melakukan pekerjaan saya," katanya.

Menyusul klaim tersebut, otoritas Israel dilaporkan membagikan informasi intelijen terbaru kepada pemerintah Amerika Serikat.

img_title Iran Tebar Ancaman Baru di Yordania, Intelijen AS Ketar-Ketir Serangan Iran Kian Ganas

Data intelijen itu disebut mengindikasikan adanya dugaan rencana baru dari Teheran untuk membunuh Donald Trump.

Meski isu tersebut telah ramai diberitakan, Kedutaan Besar Israel di Washington maupun Gedung Putih belum memberikan komentar resmi.

img_title Iran Geser Doktrin Perang, Teknologi Rudal Jadi Instrumen Tekanan Baru terhadap AS

Sementara itu, misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.

Ancaman terhadap Donald Trump sebenarnya telah muncul sejak beberapa tahun terakhir.

Mengutip The Wall Street Journal, Iran secara terbuka berulang kali menyatakan keinginannya membalas kematian Jenderal Qassem Soleimani.

Komandan senior IRGC itu tewas dalam serangan drone Amerika Serikat yang dilakukan atas perintah Donald Trump pada 3 Januari 2020 saat masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

Seruan untuk membalas kematian Soleimani, termasuk ajakan membunuh Donald Trump, kembali terdengar dalam rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.