Trump Klaim Jadi Target Iran, Gedung Putih Langsung Perketat Keamanan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sumber :
  • Instagram

Siap – Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali meningkat setelah pejabat tinggi militer Iran menegaskan akan menuntut pertanggungjawaban atas kematian Ayatollah Ali Khamenei.

img_title Iran Tak Gentar Perang Berkepanjangan, AS Mulai Hitung Persediaan Senjata

Di saat yang sama, isu dugaan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memicu penguatan sistem keamanan di Gedung Putih.

Mantan Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, menyatakan Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus bertanggung jawab atas gugurnya Ayatollah Ali Khamenei.

img_title Iran Bertekad untuk Terus Melawan hingga AS-Israel Kalah Total

Ia menegaskan Iran akan menempuh langkah balas dendam strategis sebagai respons atas meninggalnya pemimpin tertinggi Republik Islam tersebut.

Dikutip dari kanal YouTube tvOne pada Sabtu, 11 Juli 2026, Rezaee menilai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu merupakan pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban.

img_title Di Tengah Perang Iran-AS, Kanada Dapat Sindiran Tak Terduga dari Teheran

Menurutnya, kedua pemimpin itu tidak boleh lolos dari konsekuensi atas kematian Ayatollah Ali Khamenei.

Rezaee juga menyebut kemarahan rakyat Iran kini telah berubah menjadi tekad untuk melanjutkan perjuangan yang diwariskan oleh pemimpin tertinggi tersebut.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Donald Trump mengaku khawatir dirinya menjadi sasaran Iran.

Presiden Amerika Serikat itu bahkan mengklaim namanya berada di urutan teratas daftar target Teheran.

Trump mengatakan dirinya bersyukur masih selamat hingga saat ini, namun mengakui situasi tersebut belum tentu akan terus berlangsung.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan nota kesepahaman dengan Iran telah berakhir dan menilai para negosiator Teheran hanya membuang waktu.

Meski masih membuka peluang dialog, ia mengaku pesimistis pembicaraan lanjutan akan menghasilkan kesepakatan baru.

Di sisi lain, Dinas Rahasia Amerika Serikat (Secret Service) mengajukan peningkatan sistem keamanan Gedung Putih setelah muncul berbagai ancaman terhadap Donald Trump.

Menurut sejumlah sumber, rekomendasi penguatan pengamanan sebenarnya telah disampaikan sejak beberapa waktu lalu.

Saat ini, area pintu masuk utama Gedung Putih tampak ditutupi perancah dan terpal karena proses penguatan pilar luar yang dilakukan atas permintaan Presiden Donald Trump.

Masih dikutip dari kanal YouTube tvOne, proyek kali ini berbeda dengan renovasi sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada aspek estetika seperti penataan Rose Garden atau pemasangan ornamen emas.

Halaman Selanjutnya
img_title