Eks Panglima IRGC Iran Targetkan Nyawa Trump dan Netanyahu: Jangan Sampai Lolos

Eks Panglima Tertinggi Iran incar nyawa Presiden AS Donald Trump
Sumber :
  • Istimewa

Pagar tersebut dirancang untuk mempermudah penutupan kawasan saat diperlukan menggantikan penggunaan barikade sementara, yang selama ini dipasang ketika Presiden melakukan aktivitas.

img_title Apa yang Terjadi di Selat Hormuz? Iran Siapkan Aturan Baru

Proposal pembangunan pagar telah diajukan oleh Dinas Rahasia Amerika Serikat, Kantor Eksekutif Presiden, dan Departemen Dalam Negeri kepada Komisi Seni Rupa Amerika Serikat. 

Jika mendapat persetujuan dari seluruh lembaga terkait, proyek tersebut diperkirakan mulai dikerjakan secara bertahap pada 2027. 

img_title Panas! Presiden Iran Sebut AS Penakut karena Serang Fasilitas Sipil, Tantang Perang Tatap Muka?

Peningkatan keamanan ini dilakukan setelah Trump beberapa kali menjadi sasaran ancaman pembunuhan, termasuk saat menghadiri White House Correspondance Dinner pada April lalu.

Bulan lalu, aparat juga mengungkap dugaan rencana serangan terhadap ajang UFC yang dijadwalkan berlangsung di halaman selatan Gedung Putih. 

img_title Iran Hancurkan Markas AS, Pengakuan Pejabat Pentagon Bikin Geger

Para pejabat menyebut berbagai ancaman tersebut menjadi dasar penguatan sistem keamanan di kompleks kepresidenan. 

Termasuk pembangunan ballroom baru seluas sekitar 90.000 kaki persegi yang direncanakan dilengkapi fasilitas keamanan modern seperti pelabuhan drone, pos penembak jitu hingga bangker bawah tanah. 

Sementara itu, proyek penguatan pintu utama Gedung Putih ditargetkan rampung pada pertengahan September.

Trump Siapkan Seribu Rudal ke Arah Iran

Konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Republik Islam Iran kembali memanas setelah kedua negara tersebut terlibat aksi saling balas serangan rudal. 

Kekinian, Iran dilaporkan telah menyiapkan skenario dengan terget membunuh Presiden AS Donald Trump.

Kabar ini direspon Trump dengan nada emosi. Ia mengancam akan menghancurkan Iran jika negara itu berani membunuh atau mencoba membunuhnya. 

Dikutip dari kanal YouTube Kompas, ancaman itu dilontarkan Trump melalui unggahan media sosial pribadinya pada Sabtu, 11 Juli 2026. 

Dalam unggahan itu, Trump menyebut AS telah menyiagakan 1.000 rudal ke arah Republik Islam  dan siap ditembakkan.

Menurutnya, militer AS akan terus berada dalam posisi siap tempur selama 1 tahun ke depan, dan bisa diperpanjang kapan saja untuk menghancurkan seluruh wilayah Iran. 

Sebelum ancaman ini muncul dalam konferensi pers di Angkara Turkiye pada Rabu, 8 Juli 2026, Trump juga mengklaim dirinya kini menjadi sasaran pembunuhan nomor satu oleh pemerintah Teheran.

Meski begitu, Trump mengaku tidak memedulikan hal itu, dan hanya fokus melakukan tugasnya sebagai presiden. 

Halaman Selanjutnya
img_title