Ketakutan Nyawanya Diincar Iran, Trump Minta Bunker Khusus di Gedung Putih
- Istimewa
Siap – Dinas Rahasia Amerika Serikat atau Secret Service tengah menyiapkan peningkatan keamanan Gedung Putih usai Presiden Donald Trump menjadi target pembunuhan Iran.
Menurut sejumlah sumber, peningkatan tersebut telah lama direkomendasikan oleh Secret Service.
Saat ini area pintu masuk utama ditutupi perancah dan terpal karena proses perbaikan pilar bagian luar yang juga dilakukan atas permintaan Presiden AS Donald Trump.
Disitat dari kanal YouTube tv One, berbeda dengan sejumlah proyek renovasi lain di Gedung Putih yang lebih bersifat estetika, seperti pemasangan ornamen emas dan penataan Rose Garden, proyek kali ini difokuskan sepenuhnya pada peningkatan aspek keamanan.
Selain itu, pemerintahan Trump juga mengajukan rencana pembangunan pagar permanen di sekitar Lafayette Square yang berada di sisi utara Gedung Putih.
Pagar tersebut dirancang untuk mempermudah penutupan kawasan saat diperlukan menggantikan penggunaan barikade sementara, yang selama ini dipasang ketika Presiden melakukan aktivitas.
Proposal pembangunan pagar telah diajukan oleh Dinas Rahasia Amerika Serikat, Kantor Eksekutif Presiden, dan Departemen Dalam Negeri kepada Komisi Seni Rupa Amerika Serikat.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump takut dibunuh Iran
- Istimewa
Jika mendapat persetujuan dari seluruh lembaga terkait, proyek tersebut diperkirakan mulai dikerjakan secara bertahap pada 2027.
Peningkatan keamanan ini dilakukan setelah Trump beberapa kali menjadi sasaran ancaman pembunuhan, termasuk saat menghadiri White House Correspondance Dinner pada April lalu.
Bulan lalu, aparat juga mengungkap dugaan rencana serangan terhadap ajang UFC yang dijadwalkan berlangsung di halaman selatan Gedung Putih.
Para pejabat menyebut berbagai ancaman tersebut menjadi dasar penguatan sistem keamanan di kompleks kepresidenan.
Termasuk pembangunan ballroom baru seluas sekitar 90.000 kaki persegi yang direncanakan dilengkapi fasilitas keamanan modern seperti pelabuhan drone, pos penembak jitu, hingga bangker bawah tanah.
Sementara itu, proyek penguatan pintu utama Gedung Putih ditargetkan rampung pada pertengahan September.
Trump Siapkan Seribu Rudal
Konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Republik Islam Iran kembali memanas setelah kedua negara tersebut terlibat aksi saling balas serangan rudal.
Kekinian, Iran dilaporkan telah menyiapkan skenario dengan terget membunuh Presiden AS Donald Trump.