Balasan Kilat Iran Hancurkan 85 Basis Militer Amerika Serikat, Republik Islam Mode Tempur

Rudal Iran siap hadapi AS dan Israel
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran dinyatakan berakhir. 

img_title Iran Tak Gentar Perang Berkepanjangan, AS Mulai Hitung Persediaan Senjata

Alhasil, aksi saling balas serangan antar Teheran dan Washington pun tak terhindari. Sejumlah negara di kawasan Teluk kembali merasakan imbasnya. 

Lantas seperti apa balasan Republik Islam terhadap agresi militer AS? Berikut ulasannya.

img_title Iran Bertekad untuk Terus Melawan hingga AS-Israel Kalah Total

Disitat dari kanal YouTube Kompas, hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat menghantam target-target Iran, langit Beirut dan Bahrain langsung bergetar oleh balasan rudal Teheran. 

Rudal dan drone dilepaskan ke titik-titik militer Amerika Serikat menunjukkan suatu hal yakni Republik Islam tak lagi main bertahan. 

img_title Di Tengah Perang Iran-AS, Kanada Dapat Sindiran Tak Terduga dari Teheran

Serangan udara Amerika Serikat memang bisa menerjang wilayah Republik Islam, tapi balasan Teheran memperlihatkan bahwa doktrin serang udara ala Washington tidak lagi mudah mematahkan daya gempur negara tersebut. 

Padahal sejak awal para analis sudah mengingatkan, Republik Islam bukan lawan yang bisa dilumpuhkan hanya dengan gelombang serangan udara. 

Lalu kenapa Washington tetap menempuh jalur yang sama? Mengapa Amerika Serikat terus mengulang pola lama dan gagal paham menghadapi Teheran? 

Kawasan Teluk Kena Getah

Sirene meraung di Kuwait dan Bahrain saat rudal-rudal Teheran meluncur ke titik-titik militer Amerika Serikat diteluk pada Rabu, 8 Juli 2026. 

Serangan itu datang kurang dari 24 jam setelah Amerika Serikat lebih dulu menghantam target-target di kawasan selatan Republik Islam. 

Dan sekali lagi, negara-negara Teluk jadi pihak yang ikut menanggung getah dari pertarungan antara Washington dan Teheran.

Korps Gardia Revolusi Islam atau IRGC mengklaim melancarkan operasi gabungan rudal dan dron ke-85 titik militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait.

Sasaran yang disebut secara terbuka adalah Bandar Salman, distrik angkatan laut kelima di Bahrain dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait. 

Iran juga mengklaim menembak jatuh drone MQ-9 milik AS yang disebut mencoba mengganggu operasi itu.

Rudal balistik Iran siaga hadapi AS dan Israel

Photo :
  • Istimewa

Artinya jelas, setiap kali Washington memukul Teheran maka gelombang balasannya bisa langsung merembet ke negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah fasilitas militer AS. 

Halaman Selanjutnya
img_title