Serangan Rudal Iran Bikin AS Kelabakan? Langit Timur Tengah Makin Mencekam
- Istimewa
Media Rusia, RIA Novosti, melaporkan bahwa pengerahan armada udara tersebut mencakup berbagai area strategis di kawasan Teluk.
Data pelacakan penerbangan yang beredar menunjukkan sedikitnya lima pesawat tanker pengisian bahan bakar diterbangkan secara bersamaan.
Armada tersebut terdiri atas tiga unit Boeing KC-135R Stratotanker dan dua unit Boeing KC-46A Pegasus.
Kehadiran pesawat tanker itu dinilai menjadi indikasi bahwa Pentagon tengah mempersiapkan operasi udara yang dapat berlangsung dalam jangka waktu lebih lama.
Selain pesawat tanker, militer Amerika Serikat juga mengoperasikan satu unit Boeing E-3B Sentry ke wilayah yang tengah mengalami peningkatan ketegangan.
Pesawat tersebut memiliki fungsi sebagai sistem peringatan dini sekaligus pusat kendali taktis di udara untuk memantau aktivitas pertahanan dan pergerakan militer Iran.
Sejumlah analis militer menilai pengerahan tambahan kekuatan udara tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan susulan dari Iran sekaligus menyiapkan opsi operasi balasan apabila situasi terus memburuk.