4 Strategi Baru Iran yang Bikin Amerika Serikat Diambang Kehancuran, Israel Bisa Apa?
- Istimewa
Langkah ini bertujuan memutus jalur logistik dan pembiayaan musuh serta menghambat pengiriman senjata ke kawasan.
Berbeda dengan Selat Hormuz, tekanan di selat tersebut dilakukan melalui kelompok Houthi di Yaman yang menjadi sekutu Iran.
Jika kedua selat terganggu bersamaan, Teheran akan memegang kendali besar di dua jalur perdagangan utama yang menghubungkan Timur Tengah, Asia dan Eropa.
Iran dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz
- Istimewa
3. Bikin Ekonomi AS Tercekik
Strategi ketiga adalah meningkatkan biaya manusia dan ekonomi yang harus ditanggung Amerika Serikat.
Teheran menyadari tidak mampu mengalahkan Washington secara militer sehingga fokusnya membuat setiap putaran konflik semakin mahal bagi Amerika Serikat.
Langkah ini dilakukan melalui serangan asimetris untuk menimbulkan korban besar pada militer AS agar biaya melanjutkan perang meningkat.
Serangan rudal dan drone ke pangkalan Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait disebut menjadi tahap awal strategi tersebut.
4. Perluas Zona Perang
Taktik terakhir adalah menciptakan ambiguitas strategis.
Sederhananya, setelah menilai pihak lawan telah melampaui garis merah, Teheran ingin memperluas pilihan respon agar lawan tidak lagi mampu memperkirakan bentuk ataupun tingkat balasan yang akan diberikan.
Di luar strategi-strategi tersebut, Iran masih memiliki kekuatan militer besar meski mengalami kerusakan akibat perang.
Salah satu rudal balistik terbesar di Timur Tengah masih dioperasikan, termasuk rudal berbahan bakar padat Kheibar Shekan dan rudal hipersonik Fattah serta armada drone Shahed.
Sistem pertahanan udara Republik Islam juga diklaim terus diciptakan kembali menggunakan sistem Bavar 373 buatan dalam negeri, sistem S-300 buatan Rusia yang tersisa serta jaringan radar peringatan dini di sepanjang pesisir.
Dikutip The Telegraph, seorang pejabat Iran mengatakan persiapan perang semakin ditingkatkan sejak gencatan senjata termasuk pembangunan rudal, drone, program pertahanan dan pemulihan jaringan pertahanan udara.
Pejabat lain menyebut strategi penyebaran aset militer kini menjadi kebijakan permanen agar serangan terhadap pucuk pimpinan militer tidak lagi berdampak sebesar awal perang.
Ilustrasi Angkatan Laut Iran di Selat Hormuz waspada Amerika
- IRGC
Sebelumnya Washington dan Teheran kembali saling meluncurkan serangan di tengah proses perundingan untuk mengakhiri perang secara permanen.