Iran Kirim Pesan Menohok, Pernyataan Terbaru Ini Bikin Situasi Makin Memanas

Ilustrasi perang Iran dan Amerika Serikat.
Sumber :
  • Istimewa

Ia bahkan melontarkan pernyataan bernada keras kepada para pemimpin Iran.

img_title Trump Klaim Selat Hormuz Akan Masuk Wilayah AS, Begini Jawaban Menohok Iran

"Saya pikir itu sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan lagi dengan mereka. Mereka sampah, mereka orang-orang sakit, mereka dipimpin oleh orang-orang sakit jiwa, dan mereka orang-orang yang kejam dan brutal," katanya.

"Dan jika mereka memiliki senjata nuklir, mereka akan menggunakannya," sambung dia.

img_title Washington Kembali Tekan Iran, Teheran Justru Kirim Sinyal Keras soal Selat Hormuz

Trump juga menuduh Iran telah berulang kali menyimpang dari isi kesepakatan yang sebelumnya telah dicapai.

"Semua orang setuju, tidak ada senjata nuklir. Kita membuat kesepakatan. Mereka keluar, bicara kepada pers, mereka lalu mengatakan bahwa kita bahkan tidak pernah membicarakannya. Ada yang salah dengan mereka, mereka itu tidak waras. Bagi saya, ini sudah berakhir," tuturnya dengan nada emosi.

img_title 75 Persen Stok Rudal Iran Masih Utuh Buat Perang, AS Gigit Jari

Senada dengan Trump, Wakil Presiden Amerika Serikat James David (JD) Vance menyatakan Washington siap mengambil langkah yang lebih tegas apabila Iran mencoba menutup Selat Hormuz.

Menurut JD Vance, Amerika Serikat ingin memastikan jalur distribusi minyak dan gas dunia tetap terbuka.

Ia menegaskan bahwa setiap upaya penutupan Selat Hormuz akan dibalas dengan respons militer dari Amerika Serikat.

Sementara itu, dilansir CBS News dan Euro News, Kepala Staf sekaligus Wakil Koordinator Angkatan Bersenjata Iran, Laksamana Muda Habibollah Sayyari, memastikan pasukan Republik Islam siap menghadapi segala kemungkinan.

Ia menegaskan wilayah pesisir Iran akan menjadi "neraka" bagi pasukan Amerika Serikat apabila memutuskan melakukan pendaratan militer.

Menurut Sayyari, kekuatan militer Iran, kepolisian, dan pasukan paramiliter IRGC berada dalam kondisi siap tempur sehingga musuh tidak akan mudah mengambil langkah invasi.

"Musuh menyadari bahwa upaya apa pun untuk mendaratkan pasukan di pesisir Iran sama saja dengan memasuki neraka dunia yang tidak memiliki jalan keluar," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak gentar menghadapi ancaman dari pihak mana pun.

"Respons kami jelas, jika kalian punya nyali, silahkan datang," tegas Sayyari dikutip dari IRNA.