Kadisdik Depok Bantah Insentif Guru PAUD Dihapus, Walkot Supian Perjuangkan Banyak Sekolah Swasta Gratis
- Istimewa
Siap – Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono merespon viralnya kabar yang menyebut insentif guru PAUD telah dihapus.
"Itu sepenuhnya tidak benar. Program apresiasi pada guru swasta, termasuk guru PAUD di dalamnya, tetap ada," katanya dikutip dari akun Instagram @pemkotdepok pada Selasa, 7 Juli 2026.
Wahid memastikan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) tetap menaruh perhatian khusus pada para guru, termasuk mereka yang mengabdi sebagai tenaga pendidik jenjang PAUD.
"Pemerintah Kota Depok memandang bahwa guru adalah bagian penting dari ekosistem pendidikan," tegasnya.
Lebih lanjut ia juga mengatakan, Pemkot Depok juga telah menyiapkan sarana Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD secara gratis.
"Ya, ada. Ini kabar baik untuk ayah bunda yang putra-putrinya tahun ini masuk ke jenjang PAUD."
Wahid menjelaskan, bahwa tahun ini, pemerintah daerah era Supian Suri telah meluncurkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis atau RSSG sebanyak 22 PAUD di 11 kecamatan.
"Sehingga, bukan hanya SMP, tetapi PAUD juga ada. Jadi, PAUD gratis itu tentang akses keadilan, dan masa depan untuk anak-anak di kota ini," tuturnya.
Sebagai informasi, tercatat, ada sekira 5.000 anak yang telah menerima manfaat sekolah swasta gratis di kota ini.
Wali Kota Depok, Supian Suri memastikan, bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran khusus untuk hal tersebut.
"Kurang lebih Rp45 miliar kita alokasikan buat membiayai anak-anak kita yang sekolah di swasta. Ini sebagai upaya jangan sampai ada warga yang enggak sekolah karena alasan enggak punya duit, ya," katanya.
Kemudian, di tahun ini Supian juga berjanji akan menambah jumlah PAUD gratis.
"Kurang lebih ada 33 PAUD yang kita coba bangun kerja sama, karena banyak juga PAUD-PAUD kita yang orang enggak berani masuk sekolah PAUD, sekolah TK, gara-gara ada biaya," ujarnya.
"Jadi ini juga pemerintah hadir, InsyaAllah akan ada 33 PAUD di kota ini yang dibiayai oleh pemerintah, ya," sambung dia.
"Kenapa saya sampaikan ini? Saya nitip ke ibu-ibu, pendidikan menjadi modal utama buat anak-anak kita, ya."
Menurut Supian, tantangan generasi bangsa sangat berat di masa depan.